Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Nasib Loper Koran di Kuningan Jabar

Selasa, Maret 03, 2026, 00:31 WIB Last Updated 2026-03-02T17:31:58Z

Kuningan, kompasone.com - Loper Koran adalah sebutan untuk orang yang pekerjaannya mengantarkan koran kepada langganannya ( subcribe ) dan istilah Loper Koran berasal dari bahasa Belanda yaitu Krantenloper.


Senin 2 Maret 2026 , beberapa Loper Koran mengutarakan keluh kesahnya kepada Arif Jurnalis kompasone.com perihal pembayaran koran yang macet berbulan bulan di Instansi Pemda Kuningan dan juga di DPRD Kuningan Jabar.


" Kita yang selama ini mengandalkan dari bayaran uang koran sebagai upah , bener bener prihatin , bahkan ada temen yang menjual motornya untuk memenuhi kebutuhan sehari hari karena memang tidak bayaran selama berbulan bulan," demikian yang diucapkan beberapa Loper Koran.


Dari informasi yang di dapat dari para Loper Koran itu, bukan hanya telat bayarannya yang berbulan bulan bahkan ada yang sampe 2 tahun belum di bayar juga.


"DPRD 10 bulan belum bayar , hanya Satu bulan yang terbayarkan, Disdik malah 2 tahun belum bayar, malahan ada instansi yang menghentikan untuk berlangganan koran dengan alasan efesiensi anggaran.


Dari beberapa sample yang diinformasikan oleh para Loper Koran tersebut , Jurnalis kompasone.com mencoba konfirmasi ke bagian keuangan DPRD.


"Saya kan baru menjabat satu bulan sebagai Kabag keuangan di DPRD ini, jadi saya belum tahu apa yang sebenarnya , nanti kalau saya ngasih jawaban kan takutnya gak nyambung dan memang saya belum tahu," ucap Desi, yang kemudian Desi mengantar Arif Jurnalis kompasone.com untuk klarifikasi kepada pak Imam sebagai Bendahara.


"Ya memang kalau itu kan warisan dari pejabat di keuangan DPRD kemaren, tapi yang jelas hal itu terjadi kan karena adanya efesiensi anggaran dan kami yang baru di bagian keuangan ya sebisa bisa menyelesaikan masalah itu," jelas pak Imam sambil berharap kepada semua Loper Koran agar memaklumi situasi dan kondisi keuangan di DPRD ini.


Liputan :

Arif Rahman

Biro Kuningan Jabar


Iklan

iklan