![]() |
| Jonri VH Pasaribu |
Karimun, Kompasone.com - Maraknya Penyakit Masyarakat [Pekat] saat bulan suci ramadhan di wilayah hukum Polres Karimun mengundang sorotan dari sekelompok warga.
Salah seorang pegiat media sosial yang aktif di Kabupaten Karimun Jonri VH angkat bicara terkait penegakan hukum di awal kepemimpinan AKBP Yunita Stevani sebagai Kapolres Karimun yang menurutnya, sama sekali tidak ada melakukan gebrakan penegakan hukum.
Jonri VH Pasaribu dengan lugas juga mengatakan kepada awak media Kompasone.com, minggu 22/02/2026 di salah satu cafe ternama di jalan Jend Soedirman, bahwa karimun tidak butuh kapolres seperti sosok AKBP Yuni Stevani, yang tutup mata terhadap penyakit masyarakat seperti perjudian, prostitusi, premanisme dan juga minuman keras, sehingga Kapolres saat ini layak diganti secepatnya, mengingat karimun perlu sosok kapolres yang mampu memberantas pekat dan juga welcome dengan aduan masyarakat.
"Karimun tidak butuh kapolres yang tutup mata dengan praktik pekat. Penyakit Masyarakat (Pekat) adalah perilaku, tindakan, atau kebiasaan individu/kelompok yang melanggar norma sosial, agama, hukum, dan adat istiadat, serta mengganggu ketertiban umum. Pekat di Karimun umumnya meliputi perjudian, prostitusi, minuman keras, narkoba, premanisme, pasangan mesum, hingga gelandangan...
Inilah yang seharuanya dilakukan beliau, apalagi disaat bulan suci Ramadan. lihat, saat bulan suci ramadhan ini, judi online menjamur di Karimun, prostitusi tetap lampu hijau, tidak ada pernah lampu merah, padahal sudah membudaya setiap pergantian kapolres di Karimun, semua praktik judi akan ditutup walaupun sementara, namun pergantian kapolres saat ini, pekat tetap berjalan mulus, ada apa dengan istri seorang wakil rakyat ini?" ujar Jonri.
Selanjutnya celoteh pria yang dinilai vocal dan tegas ini juga meminta Kapolda Kepri segera pindahkan AKBP Yunita dari Karimun karena tidak sesuai dengan sosok yang mampu memberikan kekondusifan di Karimun, dan berdampak karimun akan lebih buruk kedepannya, sehingga AKBP Yunita tidak layak jadi kapolres karimun.
Dari pantauan kompasone.com pergantian Kapolres Karimun tidak membuat para pengusaha judi dan pengusaha prostitusi ciut dalam melakukan praktik judi dan prostitusi di villa, sehingga tidak salah jika ada dugaan, Kapolres Karimun saat ini sudah terkondisi menerima upeti untuk tutup mata terhadap praktik judi dan prostitusi di Karimun.
[BAHO]
.
