Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Bupati Wondama Tekankan Pentingnya Disiplin Waktu bagi Pimpinan dan Kerohanian dalam Apel Pagi

Senin, Maret 02, 2026, 18:50 WIB Last Updated 2026-03-02T11:50:32Z

 


Teluk Wondama, Kompasone.com – Dalam apel pagi yang digelar Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama pada Senin (02/03/2026), Bupati Elysa Auri, SE, MM, menekankan pentingnya disiplin waktu bagi para pimpinan di lingkungan pemerintah daerah. Menurutnya, disiplin adalah faktor utama dalam menjalankan tugas.


Bupati Auri mengingatkan bahwa para pejabat harus disiplin waktu, karena ketepatan waktu seorang pemimpin akan menjadi contoh bagi bawahan. Sanksi akan diberikan kepada mereka yang terlambat, karena merasa malu didahului oleh pimpinannya.


Disiplin, menurut bupati, adalah hal sederhana yang berdampak besar. Ia menilai hal ini sangat penting bagi para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Daerah Teluk Wondama, terutama untuk eselon 3 dan 4.


Bupati juga mengingatkan bahwa kepercayaan yang diberikan pemerintah adalah bagian dari penilaian kemampuan memimpin organisasi. Jabatan diberikan karena dianggap mampu, bukan karena politisasi. Oleh karena itu, pimpinan eselon 3 dan 4 harus mampu mengorganisir OPD-nya, mulai dari eselon 2 hingga 4. Pada setiap apel gabungan, bupati meminta agar laporan yang disampaikan sesuai dengan target yang diharapkan. Hal ini akan menjadi penilaian utama bagi para pemegang jabatan di Pemda Wondama.


Selain itu, bupati meminta para pimpinan untuk memberikan semangat kepada staf di bawahnya. Ia menegaskan bahwa pekerjaan harus dilakukan sesuai aturan yang berlaku, dengan pembagian tugas yang merata tanpa pilih kasih. Bupati tidak ingin lagi melihat pimpinan yang mengerjakan tugas staf, seperti membawa map sendiri atau mengetik sendiri di laptop. Jika hal ini terjadi di depan mata bupati, yang bersangkutan akan langsung ditegur. Bupati menegaskan, jika kedapatan ada pimpinan yang mengerjakan tugas staf, maka ia tidak pantas menjadi pimpinan, lebih baik menjadi staf.


Lebih lanjut, Bupati Auri menekankan pentingnya ibadah subuh yang diadakan setiap apel pagi. Beliau meminta Kabag Protokol untuk menyiapkan absensi kehadiran, dan Gedung Sasana Karya tidak boleh kosong selama ibadah berlangsung. Bupati menyarankan agar absensi tersebut terisi penuh.


"Kita harus bersyukur kepada Tuhan, kita yang ikut ibadah dan duduk mendengar Pendeta menyampaikan firman Tuhan untuk menguatkan iman kita, supaya melakukan tugas dengan baik hingga kedisiplinan itu dilakukan dengan baik, juga kita bersyukur karena Tuhan memberikan kita kesehatan," ujar Bupati Auri.


Untuk itu, bupati berharap kepada seluruh Pimpinan dan Staf Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Daerah Teluk Wondama untuk berpartisipasi aktif dalam ibadah tersebut. 


(tonci)

Iklan

iklan