Karimun, Kompasone.com- PT Solnet merupakan salah satu perusahaan besar yang bergerak dibidang penyediaan jasa layanan internet dikarimun, diduga tidak memiliki kontribusi ke kas daerah pemerintah kabupaten Karimun, namun sudah bertahun eksis berkibar hingga berkembang pesat.
Perkembangan kemajuan perusahaan yang menggunakan tiang PLN tersebut dapat dilihat dari secara kasat mata, telah mampu memiliki kantor ditempat strategis sekalipun dalam bentuk sewa, bahkan telah memiliki kendaraan khusus dilapangan, dan pekerja yang cukup banyak.
Dari pantauan Kompasone.com Karimun, PT Solnet memiliki konsumen yang sangat banyak dikarimun, disamping harga tergolong murah, kwalitas juga bisa dipercaya, namun hingga saat ini sangat disayangkan perusahaan tersebut diduga tidak mengantongi izin.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Karimun Aribowo Hadibroto ketika dikonfirmasi via telepon, tidak ada respon, bahkan hingga berita ini dimuat, pesan yang dikirimkan lewat handphonenya belum mendapatkan tanggapan.
Ks (47) salah seorang warga batu lipai, kelurahan baran timur, yang sehari harinya bekerja sebagai tukang, mengaku sering kewalahan beraktivitas jika berdekatan dengan tiang PLN, karena para penyedia jasa layanan internet dikarimun hampir semua menggunakan tiang PLN, kecuali indohome yang memiliki tiang sendiri.
"Kalau saya sedang memiliki job bangun rumah berdekatan dengan tiang PLN, paling muak saya, karena adanya banyak cable optik bersemberaut diatas. Sebagai warga Karimun juga saya minta Pemerintah Kabupaten Karimun Untuk memerintahkan semua penyalur internet menertibkan cablenya supaya rapi, jika tidak diindahkan, wajar juga menutup semua para penjual jasa layanan internet jika memang tidak berkontribusi terhadap pembangunan daerah Karimun kedepan," ujarnya.
JVH merupakan seorang pegiat media sosial, turut berkomentar terkait maraknya Cable sembraut di tiang PLN yang merupakan milik sebahagian perusahaan penyalur jaringan internet.
"Disamping mengganggu aktivitas atau Layanan PT PLN, Karimun ini terlihat kumuh dan tidak enak dipandang mata, jika semua tiang PLN digunakan untuk fungsi lain oleh pihak lain, sesungguhnya para penyalur jaringan internet seperti PT Solnet dan yang lain juga harus memiliki tiang sendiri, sehingga tidak mengganggu terhadap aktivitas PT PLN dan tidak ada asumsi liar dari sekelompok masyarakat.
Selain itu juga, mereka ini sudah harus berkontribusi Kedaerah, karena mereka beroperasi di wilayah pemerintahan kabupaten Karimun, namun kalaubtidak siap, ya pemerintah lewat Diskominfo harus bertindak, bila perlu ditutup segera," pungkasnya.
(134)
