Jakarta, Kompasone.com - Indonesia Emas 2045 terancam batal " Narkoba rasa permen" berupa obat Daftar G seperti Tramadol, Excimer dan Trihexylhenidyl dijual bebas harga Rp 5000 /butir dan menyasar kalangan pelajar.
Dari apotek nakal hingga Online, toko berkedok obat, Gen Z jadi korban.
Ini bukan lagi hanya tugas BNN, Sekolah, Guru, Dinss Pendidikan, Pemda, Aparat dan Masyarakat harus bergerak sekarang.
Data BNN tahun ini mengungkap fakta as pahit yaitu 27 ℅ pelajar SMP - SMA di kota besar pernah menyalahgunakan obat Daftar G, usia termuda terdata 12 tahun. Murah, mudah didapat, efek memabukkan mirip sabu membuat pil ini disebut " sabu low budget " di kalangan remaja
Anak- anak kita sedang dijajah demikian kata geram yang disampaikan Drs. John Musa Tobing Msc sosok aktivis LSM Lingkungan dan HAM EKANUSA ditemui wartawan di kantor nya bilangan Roxi Jakarta Pusat Sabtu ( 2/5) mengatakan :Kalian target utama, kalian masa depan tolak keras kalau ditawari "pil pede" obat kuat begadang, obat anti malu Efek nya 5 jam rusaknya 50 tahun.
Berani bilang TIDAK ke teman yang ngajak itu baru keren. Jika ada terlanjur coba lapor ke Guru BK bahwa kalian korban bukan kriminal.
Untuk sekolah dan guru jangan tutup mata kantin sekolah rawan jadi transaksi.
Bentuk Satgas Anti Narkoba, libatkan OSIS dan sediakan ruang curhat yg aman bagi siswa ingin lepas.
Dampak rusak otak, hancur masa depan dr. Rina Agustina Psikiater Anak & Remaja RSJ Jakarta memperingatkan dampak sistematis nya 6 bulan penskaisn rutin bisa turunkan IQ 15 poin. memicu halusinasi, paranoid, gagal ginjal, hingga kematian mendadak. Dikatakan 70 % pemakai daftar G naik ke sabu dalam 2 tahun. Ini pembunuh generasi tuturnya.
Indikator kerja dan tindakan wajib Dinas Pendidikan dan Pemda utk lakukan poin akreditasi sekolah
Sidak gabungan mingguan ke apotek dan toko obat oleh Dinkes &Satpol PP . Bila melanggar cabut izin usaha jangan hanya denda.
Alokasikan 2% PAD untuk bangun pusat rehab gratis dan edukasi massal
Perang terhadap narkoba tidak akan terhenti tanpa kita awasi bersama lingkungan tempat tinggal, cek gawai anak, kenali ciri pemakai : nilai anjlok drastis, emosi meledak, mata merah sering minta uang tanpa alasan
Ini perang semesta kalau sekolah lepas tangan, Pemds lembek, Aparat masuk angin maka satu (1) generasi akan kita kubur bersama tutur tegas Jhon panggilan akrabnya Drs Jhon Musa Tobing Msc.
Indonesia Emas 2045 hanya bisa diraih jika Gen Z selamat hari ini.
Maruli.S
