Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Pelayanan Prima | MBG Ummi Mengedepankan Nutrisi Sekolah dan Lansia

Jumat, Mei 01, 2026, 08:58 WIB Last Updated 2026-05-01T01:58:53Z

 


Sumenep, Kompasone.com - Dalam rangka akselerasi program peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui intervensi nutrisi, Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh salah satu tokoh masyarakat Wanita di Kecamatan Kota, Sumenep, berhasil mencatatkan rapor paripurna.


Unit usaha yang dikenal dengan identitas MBG Ummi kelahiran asal bangkalan ini tidak sekadar menyajikan santapan, namun menghadirkan sebuah cita rasa yang selaras dengan standar higienitas tinggi. Berikut adalah narasi keberhasilan operasional yang dihimpun tim redaksi kompasone.com


Di bawah supervisi tangan-tangan profesional, MBG Ummi menerapkan protokol seleksi bahan baku yang sangat rigid. Buah-buahan segar dikurasi dengan ketelitian tinggi, memastikan setiap bulir dan serat yang sampai ke tangan siswa maupun lansia berada pada puncak kesegarannya.


Dalam bahasa kuliner, ini adalah bentuk penghormatan terhadap bahan baku (respect for ingredients). Tidak ada ruang bagi anomali kualitas; setiap menu adalah perpaduan antara kecukupan makronutrisi dan elegansi presentasi.


Secara birokratis, manajemen MBG Ummi menunjukkan efisiensi luar biasa dalam rantai pasok (supply chain management). Hingga saat ini, tercatat Zero Complaint (Nihil Keluhan) dari para wali murid maupun penerima manfaat kategori lansia.


"Kami mengapresiasi dedikasi MBG Ummi yang mampu menjaga konsistensi rasa dan kualitas. Ini bukan sekadar urusan perut, tapi bentuk pelayanan publik di bidang pangan yang dieksekusi dengan hati," ujar salah satu perwakilan wali murid dengan nada penuh syukur.


Keberhasilan ini tidak lepas dari visi sang pemilik, seorang tokoh masyarakat yang dikenal memiliki integritas dan kedermawanan tinggi. Melalui dapur MBG Ummi, beliau mengintegrasikan misi sosial dengan standar kuliner hotel berbintang, memastikan bahwa kelompok rentan seperti lansia mendapatkan asupan yang tidak hanya bergizi, tetapi juga menggugah selera.


Implementasi program ini diharapkan menjadi benchmark (tolok ukur) bagi unit pelayanan gizi lainnya di wilayah Kabupaten Sumenep. Semoga dapur MBG Ummi senantiasa diberikan keberkahan, menjaga muruah kualitasnya, dan terus berjaya sebagai pilar pemenuhan gizi masyarakat yang prestisius.


(R. M Hendra)

Iklan

iklan