Yogyakarta, kompasone.com - Program Studi Arsitektur Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan pembelajaran berbasis praktik lapangan melalui kunjungan akademik ke proyek pembangunan Gedung Student Training Center (STC) Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA), pada Rabu (29/4). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung pembelajaran mata kuliah Struktur dan Konstruksi Bertingkat Rendah agar mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai proses pembangunan konstruksi di lapangan.
Kunjungan tersebut dipandu oleh dosen pengampu mata kuliah, yakni Desy Ayu Krisna Murti, S.T., M.Sc., dan Bayu Dwi Wismantoro, S.T., M.Eng., serta didampingi asisten praktikum Angga Dwi Prasetyo. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa diajak untuk memahami secara langsung tahapan konstruksi bangunan bertingkat melalui observasi di proyek pembangunan Gedung STC UNISA yang mulai dibangun pada tahun 2025 dan dirancang memiliki tujuh lantai.
Selama kunjungan berlangsung, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengamati berbagai proses teknis di lapangan, mulai dari pekerjaan pembongkaran galian pondasi hingga sistem pengawasan konstruksi yang diterapkan pada proyek tersebut.
Selain melakukan observasi, mahasiswa juga mendapatkan penjelasan teknis dari pihak pelaksana proyek, yaitu PT. Santoso Shafanara Graha, serta dari tim Manajemen Konstruksi (MK) yang bertugas melakukan pengawasan pembangunan, yakni PT. Astadipati Duta Harindo dan PT. Mekaro Daya Mandiri.
Materi yang dipaparkan mencakup tahapan pembangunan gedung bertingkat, metode pelaksanaan pekerjaan struktur, pengelolaan keselamatan kerja konstruksi, hingga koordinasi antar pihak dalam proyek pembangunan berskala besar. Mahasiswa tampak antusias mengikuti setiap sesi penjelasan, terutama ketika diberikan kesempatan untuk berdialog langsung dengan pihak pelaksana dan pengawas proyek mengenai tantangan teknis yang dihadapi di lapangan.
Dosen pengampu menyampaikan bahwa kegiatan lapangan semacam ini menjadi bagian penting dalam proses pendidikan arsitektur karena mampu menjembatani teori yang dipelajari di ruang kelas dengan praktik nyata di dunia konstruksi. Melalui pengalaman langsung tersebut, mahasiswa tidak hanya memahami konsep struktur dan konstruksi secara teoritis, tetapi juga mampu melihat implementasi teknis, manajerial, dan profesional yang terjadi di proyek pembangunan sebenarnya.
Kegiatan kunjungan lapangan ini juga menjadi bentuk komitmen Program Studi Arsitektur UWM dalam menghadirkan pembelajaran yang aplikatif, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan industri konstruksi saat ini. Diharapkan, melalui pengalaman observasi langsung di lapangan, mahasiswa dapat meningkatkan wawasan, keterampilan analitis, serta kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja profesional di bidang arsitektur dan konstruksi.
Bhenu
