TAPUT, kompasone.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mulai menangani dampak angin puting beliung yang melanda Desa Pancurbatu, Kecamatan Adiankoting.
Bantuan logistik disalurkan kepada warga terdampak pada Sabtu (2/5), dua hari setelah kejadian pada Kamis (30/4) sore.
Penanganan awal difokuskan pada pemenuhan kebutuhan mendesak warga, sembari menunggu hasil pendataan kerusakan yang masih berlangsung di lapangan.
Plt Kepala Dinas Sosial PPPA, Bontor Hutasoit, turun langsung bersama Camat Adiankoting, Kepala Desa Pancurbatu, serta unsur Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).
Penyerahan dilakukan secara simbolis di kantor desa kepada empat kepala keluarga yang terdampak langsung.
“Penyaluran ini merupakan langkah cepat untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Kami juga terus melakukan pendataan lanjutan agar penanganan berikutnya lebih tepat sasaran,” ujar Bontor.
Paket bantuan mencakup bahan pangan seperti beras, mi instan, telur, minyak goreng, dan gula, serta perlengkapan darurat berupa tenda gulung, kasur lipat, selimut, dan sandang anak.
Di tingkat desa, aparat masih melakukan pendataan untuk memastikan dampak kerusakan dan kebutuhan tambahan warga.
Peristiwa angin kencang yang terjadi secara tiba-tiba dilaporkan merusak bagian atap rumah, tanpa menimbulkan korban jiwa.
Penanganan lanjutan akan disesuaikan dengan hasil asesmen lapangan.
(Bernat L Gaol)
