Surabaya, kompasone.com -Sebanyak 25 (dua puluh lima) orang Warga IKS.PI Kera Sakti Ranting Waru yang tergabung dalam Pleton 140 (Seratus empat puluh) Orang Warga IKS.PI Kera Sakti Pengda Jatim, Kamis, (30/04/2026) mengikuti Apel Besar Sabuk Kamtibmas di Lapangan Upacara Polda Jawa Timur, barisan Apel besar Sabuk Kamtibmas Pleton IKS.PI Kera Sakti dikomandoi oleh Humas Pengda Jatim Patta Taubat, S.H dan Wakil Ketua 1 Pengda Jatim Megananda Insan Arif Mewakili Ketua IKS.PI Kera Sakti Pengda Jatim Letnan kolonel CHK H. DR. Zwastika Mahedjajanta, S.H.M.H.
Apel Besar Sabuk Kamtibmas selain diikuti personel Kepolisian juga diikuti oleh 12 (dua belas) Kelompok organisasi baik organisasi kemasyarakatan maupun dari Perguruan Pencak Silat, ke-12 organisasi itu antara lain Pemuda Pancasila, Patriot Garuda, Ojol Kamtibmas, PSHW, PSHT, IKS.PI Kera Sakti, Banser, Kokam, Anshor, Kelompok Flores, Paguyuban Rusunawa dan Pejuang Nusantara Indonesia.
“Total Sabuk Kamtibmas yang menjadi mitra Polda Jawa Timur mencapai kurang lebih 186.784 orang, sementara yang hadir langsung dalam apel besar hari ini di Lapangan upacara Polda Jatim sebanyak 1.980 peserta dari berbagai komunitas, Semua elemen masyarakat yang ini hadir dengan satu visi misi yang sama, yaitu menjaga stabilitas kamtibmas di Jawa Timur, Ujar Patta Taubat, S.H. Apel besar Sabuk Kamtibmas disambut antusias sekali oleh para peserta Apel, semoga kegiatan Apel serupa setiap tahunnya dapat dilaksanakan kembali," timpal Anjar Harsono Ketua Satgas IKS.PI Kera Sakti Pengda Jatim.
Dalam kesempatan Apel besar Sabuk Kamtibmas di Polda Jatim selaku Inspektur upacara (Irup) adalah Wakapolda Jatim Brigjen Pol. Pasma Royce dalam arahannya Polda Jatim menekankan lima poin penting, di antaranya memperkuat pencegahan gangguan keamanan, menghilangkan ego sektoral, meningkatkan koordinasi lintas wilayah, serta memastikan peran aktif kapolres dan pengawas wilayah dalam menjaga stabilitas daerah. Selain itu, mitigasi bencana dan krisis sosial juga menjadi perhatian serius, termasuk antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta potensi konflik sosial di masyarakat.
Apel Sabuk Kamtibmas di lapangan upacara Polda Jatim merupakan salah satu wujud nyata kolaborasi antara Masyarakat dan Polri dalam menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
"Dengan keikutsertaannya IKS.PI Kera Sakti Pengda Jatim dalam Apel Sabuk Kamtibmas diharapkan warga IKS.PI Kera Sakti di Jawa Timur khususnya dapat membantu tugas kepolisian, baik dalam pengamanan markas komando (mako) secara statis maupun pengamanan aksi unjuk rasa secara dinamis, termasuk menghadapi potensi konflik sosial, penyebaran hoaks, hingga dinamika geopolitik yang bisa berdampak pada situasi keamanan daerah maupun negara," imbuh Megananda.
Stabilitas keamanan menjadi syarat utama dalam keberlangsungan pembangunan dan investasi di Jawa Timur, tanpa adanya stabilitas keamanan, pembangunan dan program pemerintah tidak akan berjalan optimal, sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat, semoga dengan keikutsertaannya Warga IKS.PI Kera Sakti Pengda Jatim dalam apel Kamtibmas Warga IKS.PI Kera Sakti khususnya di Propinsi Jawa Timur dapat mengimplementasikan dalam suatu gerakan nyata dan positif guna mewujudkan Jawa Timur tetap aman dan kondusif," pungkas Patta Taubat, S.H.
(Brh)

