Makassar, kompasone.com — Gerakan Solidaritas Mahasiswa Toraja (Gasmator) resmi menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-XI dengan mengusung semangat pembaruan dan regenerasi kepemimpinan. Mengangkat tema “Regenerasi Kepemimpinan dalam Membentuk Kader Gasmator yang Berintegritas, Solid, dan Aktif,” forum tertinggi organisasi ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah perjuangan organisasi ke depan.
Pelaksanaan Mubes XI ini tidak hanya sebagai agenda rutin organisasi, tetapi juga ruang konsolidasi gagasan serta ikhtiar intelektual untuk menjaga keberlanjutan nilai-nilai perjuangan yang selama ini menjadi fondasi Gerakan Solidaritas Mahasiswa Toraja.
Dalam forum tersebut, Yesril P. Giang resmi terpilih sebagai Ketua Gasmator periode selanjutnya. Ia akan didampingi oleh R. Batara Randa sebagai Wakil Ketua, Winda Karangan sebagai Sekretaris, dan Rian Ampulembang sebagai Bendahara.
Terpilihnya jajaran formatur tersebut menandai babak baru perjalanan organisasi dalam memperkuat eksistensinya sebagai representasi kekuatan pemuda Toraja yang berupaya menjembatani idealisme pemikiran dengan langkah-langkah konkret di tengah dinamika sosial kemasyarakatan.
Formatur KSB terpilih menegaskan bahwa perubahan di Toraja tidak boleh berjalan secara mekanis semata, melainkan harus dibangun secara humanistik dengan tetap menjunjung tinggi martabat manusia serta menjaga kelestarian nilai-nilai luhur budaya Toraja.
Melalui kepemimpinan baru ini, Gasmator menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra kritis pemerintah sekaligus sahabat bagi masyarakat, dalam mendorong terwujudnya Toraja yang lebih adil, maju, dan bermartabat.
Mubes XI ini juga menjadi simbol kuat bahwa regenerasi bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kader dalam menjawab tantangan zaman serta memastikan organisasi tetap relevan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, Gasmator optimistis dapat melanjutkan estafet perjuangan dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Misa’ Kada Dipotuo, Pantan Kada Dipomate
-VAL
