TAPUT, kompasone.com - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pasar Siborongborong selama dua hari, mulai 10 hingga 11 Maret 2026.
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh bahan pangan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Parlindungan Lumbantoruan bersama unsur Forkopimda dan pimpinan perangkat daerah terkait meninjau langsung pelaksanaan pasar murah tersebut, Selasa (10/3).
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program Gerakan Pangan Murah yang disediakan pemerintah daerah guna membantu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga dengan harga yang lebih bersahabat.
“Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga lebih terjangkau, sekaligus menjaga kestabilan pasokan dan harga di pasar,” ujar Deni.
Sementara itu, Kapolres Tapanuli Utara Ernis Sitinjak menegaskan bahwa pemerintah bersama unsur Forkopimda terus memantau ketersediaan bahan pokok di pasar serta memastikan harga tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dia juga mengingatkan para pedagang agar tidak melakukan penimbunan barang yang dapat memicu kenaikan harga di pasaran.
“Pedagang boleh memperoleh keuntungan, namun tetap harus mematuhi aturan yang berlaku. Penimbunan tidak diperkenankan karena dapat merugikan masyarakat,” tegasnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tapanuli Utara SEY Pasaribu menjelaskan, sejumlah komoditas pangan pokok yang disediakan dalam kegiatan ini antara lain beras sebanyak 6 ton, minyak goreng 2.000 liter, gula pasir 100 kilogram, tepung terigu 100 kilogram, serta telur ayam ras sebanyak 200 papan.
Adapun harga yang ditawarkan kepada masyarakat yakni beras SPHP Rp56.500 per 5 kilogram, Minyakita Rp15.000 per liter, telur ayam ras Rp53.000 per papan, tepung terigu Rp14.000 per kilogram, dan gula pasir Rp18.000 per kilogram.
Selain meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, Wakil Bupati bersama Forkopimda juga melakukan peninjauan ke sejumlah lapak pedagang untuk memastikan ketersediaan bahan pokok serta kelancaran distribusi menjelang Hari Raya.
Dari hasil peninjauan tersebut, pemerintah daerah memastikan stok bahan pokok di pasar masih aman dan harga di pasaran relatif stabil.
(Bernat L Gaol)
