Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Melampaui Batas Fisik, Merajut Kesetaraan | Ikhtiar RSUD dr. H. Moh. Anwar Menjaga Senyum Siswa SLB

Senin, Februari 23, 2026, 19:13 WIB Last Updated 2026-02-23T12:13:41Z

Sumenep, Kompasone.com — Di bawah langit Februari yang teduh, sebuah komitmen mulia kembali diteguhkan. RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep membuktikan bahwa kesehatan bukanlah hak istimewa bagi sebagian orang, melainkan anugerah yang harus dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.


Langkah nyata ini terpotret indah pada Kamis (19/2/2026), saat tim rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut melangkah santun menyapa para siswa di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kecamatan Saronggi. Bukan sekadar kunjungan biasa, kehadiran mereka membawa misi kemanusiaan: menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan.


Rumah sakit ini tidak hanya bersolek dengan fasilitas ramah difabel seperti jalur pemandu yang setia menuntun langkah hingga akses kursi roda yang memudahkan tetapi juga memilih untuk "menjemput bola". Melalui program perdana Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) tahun 2026, RSUD dr. H. Moh. Anwar memberikan penyuluhan kesehatan gratis yang disambut dengan binar bahagia oleh para siswa dan tenaga pendidik.


"Ini adalah bentuk komitmen kami dalam meningkatkan derajat kesehatan kelompok rentan. Kami ingin menanamkan kesadaran hidup sehat sejak dini, memastikan setiap anak mendapatkan akses yang adil dan berkesinambungan," tutur Vinda Sartika Basri, Koordinator Tim PKRS, dengan nada penuh ketulusan.


Dalam suasana yang penuh keakraban, dr. Fardian Yedasukma, Spesialis Mata, hadir memberikan materi edukatif. Dengan pendekatan yang komunikatif dan tutur kata yang lembut, materi kesehatan yang tampak rumit diurai menjadi pesan-pesan sederhana yang mudah didekap oleh nalar para siswa.


Pendekatan personal di lingkungan sekolah ini diyakini sebagai jembatan paling efektif. Dengan dukungan guru dan orang tua, pemahaman tentang kesehatan diharapkan tidak hanya berhenti sebagai teori, tetapi menyatu dalam nafas kehidupan sehari-hari anak-anak istimewa ini.


Mewakili Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar, Kepala Seksi Informasi, Erfin Sukayati, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah perwujudan tanggung jawab moral dan sosial institusi.


Pelayanan Merata. Menjamin tidak ada jarak antara fasilitas kesehatan dan masyarakat difabel.


Keberlanjutan. Program ini dipastikan akan terus bergulir melalui kolaborasi harmonis antara Tim PKRS dan Seksi Rawat Jalan.


Deteksi Dini. Mencegah lebih baik daripada mengobati, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian khusus.


Kegiatan yang juga didampingi oleh Kepala Seksi Rawat Jalan, Fitri Dwi Cahyani, ini menjadi bukti bahwa profesionalisme medis dapat berjalan beriringan dengan empati. Di SLB Saronggi, RSUD dr. H. Moh. Anwar tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga memberikan harapan bahwa setiap anak, apa pun kondisinya, layak untuk hidup sehat dan berharga.


(R. M Hendra)

Iklan

iklan