TAPUT, kompasone.com – Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara menegaskan tiga fokus utama pembangunan daerah dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan untuk perencanaan tahun 2027, Senin (23/2).
Tiga fokus tersebut yakni penguatan sektor pertanian, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), dan pengembangan sektor pariwisata.
Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, menyampaikan hal itu saat membuka Musrenbang Kecamatan Pahae Julu Tahun 2027 yang digelar di Gereja HKBP Lumban Garaga.
Kegiatan itu dihadiri unsur DPRD, para asisten, kepala desa, kepala sekolah, penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa JTP menegaskan bahwa tidak ada program yang lahir secara tiba-tiba tanpa perencanaan matang.
“Tidak ada kegiatan yang tiba-tiba. Semua harus ada persiapan. Apa yang kita rencanakan, bapak ibu yang akan mengerjakan. Yang kita bicarakan hari ini adalah perencanaan untuk kita kerjakan tahun 2027 mendatang,” ujarnya.
Dia menyebutkan, Pemkab Taput kini tengah menyusun Rencana Induk Pembangunan 25 Tahun sebagai pedoman pembangunan jangka panjang daerah.
“Kita siapkan rencana induk 25 tahun ke depan. Bagaimana Taput 25 tahun mendatang. Jadi siapapun Bupatinya kedepan sudah ada rencana pembangunan yang akan dilakukan. Ini yang selama ini belum dimiliki Taput,” katanya.
Menurutnya, penyusunan rencana induk tersebut tidak hanya melibatkan pemerintah daerah, tetapi juga menghadirkan para ahli agar arah pembangunan lebih terukur dan berkesinambungan.
“Kita mau berkolaborasi agar berkesinambungan. Melalui Musrenbang ini kita godok keinginan dan kebutuhan masyarakat,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan bantuan benih padi sawah kepada dua kelompok tani di Kecamatan Pahae Julu, termasuk untuk Desa Simardangiang.
Sementara itu, Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni P. Lumbantoruan, memimpin Musrenbang Kecamatan Sipoholon Tahun 2027 yang dilaksanakan di Gereja HKBP Lumban Baringin, Sipoholon.
Wakil Bupati menegaskan bahwa perencanaan pembangunan harus selaras dengan tiga prioritas utama daerah serta memperhatikan arah kebijakan pemerintah pusat dan provinsi.
Deni juga memotivasi pengembangan sektor pariwisata unggulan, seperti kawasan Salib Kasih, Huta Ginjang, dan Pulau Sibandang, serta mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari daya tarik wisata.
Melalui Musrenbang tingkat kecamatan tersebut, pemerintah daerah berharap program yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan yang terarah dan berkelanjutan.
(Bernat L Gaol)
