Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Perwakilan Warga Pemekaran RT 02 RW 04 Sungai Pasir akan Temui Bupati, Pihak Kelurahan Dinilai Tidak Serius Dukung Pemekaran

Selasa, Desember 02, 2025, 12:09 WIB Last Updated 2025-12-02T05:09:42Z

Karimun, kompasone.com - Wacana pemekeran RT 02 RW 02, kini kandas tidak ada progres, masalahnya diduga pihak kelurahan sengaja persulit administrasi pemekaran hingga satu tahun tidak kunjung membuahkan hasil.


Munculnya wacana pemekaran RT 02, ini berawal dari keluhan warga Jalan Sahata, Kelurahan Sungai Pasir, Kecamatan Meral, yang disampaikan kepada Ketua DPRD Karimun Raja Rafiza ST. MM, pada bulan maret 2024, oleh perwakilan warga, didampingi salah seorang tokoh masyarakat karimun, Sappe Sinaga. 


Kehadiran perwakilan warga jalan sahata tersebut diterima Ketua DPRD Kabupaten Karimun, Raja Rafiza ST MM diruang kerjanya. Pada kesempatan itu Raja Rafiza menyambut baik wacana tersebut mengigat alasan pemekaran adalah teritorial wilayah yang sangat jauh, sehingga mengakibatkan pelayanan pemerintah tidak maksimal. 

Sembari akan melakukan kordinasi dengan instansi terkait di lingkungan pemerintahan kabupaten karimun, Rafiza turut memberikan soft copy perdanya, untuk dijadikan acuan mengajukan pemekaran.

 "Silahkan saja pelajari dulu ini, ini adalah perdanya, sebagai dasar untuk mengajukan pemekaran wilayah. Saya kira ini wacana yang harus didukung demi peningkatan pelayanan masyarakat," ujarnya.


RT 02 Nasihin, turut mendukung dengan sepenuhnya wacana pemekaran tersebut, hingga melakukan pendataan warga, Nasihin turut andil, sampai dengan terlaksananya rapat penghunjukan RT 04, yang diadakan 12 April 2024 di rumah salah seorang warga.


Pada rapat tersebut, langsung dipimpin oleh RT 02 Nasihin, yang diikuti 65 KK, dari 80 KK, sepakat memilih saudara Lamhot JF Naibaho SPd sebagai ketua RT Pemekaran, namun hingga saat ini pihak kelurahan seakan menutup mata terhadap suara warga yang hingga akhir tahun 2025 masih terkesan terkatung-katung.


Salah seorang tokoh masyarakat dari lingkungan wilayah RT pemekaran Sahata Sitorus, mengatakan bahwa Pasca dipilihnya Lamhot sebagai ketua RT pemekaran, ada beberapa kegiatan yang dilakukan mendukung program pemerintah, seperti gotong royong, mengantisipasi terjadinya banjir di wilayah RT pemekaran. 


Selanjutnya Lamhot juga telah berhasil mengundang penyuluh dari dinas pertanian dan kehutanan untuk mengadakan sosialisasi budidaya tanaman hydroponik, juga terkait permohonan pemeliharaan jalan sahata, ke dinas pertamanan dan lingkungan hidup, namun hingga kini pihak kelurahan seakan tutup mata akan hal ini.

"Maka ada baiknya kami harus audensi dengan Bupati," ujarnya.


Kepala Kelurahan SungainPasir Ajmain ketika dikonfirmasi Senin, 01/12 mengatakan sedang fokus untuk mengurus keluarganya yang sedang terkena musibah.

 "Maaf bang, sepupu saya kecelakaan, dan harus dibawa kebatam hari ini untuk penanganan medis," ujarnya.


Hingga berita ini dimuat, belum ada jawaban dari pihak kelurahan sungai pasir.

 [134HO]

Iklan

iklan