Aceh Timur, Kompasone.com -Sejumlah pengguna media sosial kembali melaporkan dugaan penipuan daring yang dilakukan oleh seorang perempuan yang diduga kerap berganti akun. Unggahan warganet memperlihatkan kompilasi bukti visual berupa tangkapan layar siaran langsung, pesan, serta profil media sosial yang dikaitkan dengan pelaku. Minggu (16/11/25).
Menurut para pelapor, terduga pelaku disebut menggunakan modus meminta uang dengan berbagai alasan mendesak, seperti keluarga sakit atau kebutuhan darurat lainnya. Setelah menerima transfer, terduga pelaku kemudian menghilang dan memblokir seluruh kontak korban.
Beberapa warganet juga mengklaim bahwa terduga pelaku kerap memanipulasi informasi pribadi untuk mendapatkan kepercayaan, termasuk mengaku belum menikah atau belum memiliki anak, meski informasi tersebut diduga tidak sesuai kondisi sebenarnya.
Salah satu korban mengaku tidak hanya mengalami kerugian materi, tetapi juga menjadi sasaran fitnah setelah mencoba mengungkap pola dugaan penipuan ini di media sosial.
Komunitas warganet mendesak masyarakat agar lebih waspada terhadap akun yang menampilkan pola interaksi serupa. Mereka juga mendorong korban lain untuk segera membuat laporan resmi kepada pihak berwenang agar kasus dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan-laporan yang beredar.
Is - Aceh
