Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Kerukunan di Pasuruan Diperkuat Doa Lintas Agama dan Aksi Sosial Ojol

Jumat, September 05, 2025, 18:32 WIB Last Updated 2025-09-06T02:25:45Z

Kota Pasuruan, Kompasone.com – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pasuruan menggelar doa bersama lintas agama yang diikuti pemuka agama dan komunitas ojek online (ojol), Jumat (5/9/2025). Kegiatan berlangsung di Sekretariat Bersama FKUB mulai pukul 07.30 WIB.


Acara diawali registrasi peserta, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan Ketua FKUB Kota Pasuruan, Drs H. Makmur Salim, M.Si. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa doa lintas agama merupakan sarana mempererat persaudaraan di tengah keberagaman.


“Perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu. Dengan doa bersama, kita bisa menjaga Pasuruan tetap rukun,” kata Makmur.


Wakil Wali Kota Pasuruan sekaligus Ketua Dewan Penasehat FKUB, H. Mukhammad Nawawi, S.Kom., MM, juga memberikan arahan. Ia menekankan pentingnya menjaga kondusivitas dan menyampaikan apresiasi kepada komunitas ojol.


“Kami ingin kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan adalah pondasi penting. Mari kita rawat keamanan Pasuruan. Terima kasih juga kepada driver ojol atas pengabdian mereka, serta duka cita kami sampaikan untuk almarhum Afan Kurniawan di Jakarta,” ujarnya.


Doa bersama dipimpin enam perwakilan agama, yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Kehadiran tokoh lintas iman itu menjadi simbol nyata toleransi yang terjaga di Kota Pasuruan.


Selain doa, panitia juga mengadakan aksi sosial berupa pembagian 50 paket sembako untuk driver ojol. Salah satu penerima, Andi (32), merasa terharu. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kebutuhan kami. Kami juga merasa dihargai karena dilibatkan dalam acara penuh kebersamaan,” tuturnya.


Ketua PCNU Kota Pasuruan KH Nailul Rahman yang akrab di panggil Gus Amak, turut mengapresiasi kegiatan FKUB. Menurutnya, doa lintas agama adalah bukti nyata kuatnya harmoni sosial di Pasuruan.


“Kerukunan ini jangan berhenti di forum saja, tapi harus kita wujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.


Kegiatan berakhir dengan doa bersama yang dipimpin para tokoh agama. Momen ini sekaligus menegaskan komitmen FKUB tidak hanya membangun kerukunan umat beragama, tetapi juga hadir melalui aksi sosial bagi masyarakat.


Dengan terselenggaranya acara tersebut, FKUB berharap Pasuruan dapat terus menjadi contoh daerah yang menjunjung tinggi toleransi, kebersamaan, serta keamanan bagi seluruh warganya.


Muh

Iklan

iklan