Kota Pasuruan, Kompasone.com – Nuansa kebersamaan terlihat jelas saat masyarakat Tionghoa Pasuruan menggelar Doa Bersama dan Bakti Sosial (Bansos) bersama para ratusan driver ojek online (ojol) dan tukang becak, Senin (8/9/2025). Acara yang berlangsung di sebuah gedung pertemuan ini dihadiri sekitar 250 peserta dari berbagai komunitas transportasi di Kota Pasuruan.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah doa lintas agama, melainkan juga ajang saling berbagi. Paket bantuan sosial diserahkan langsung kepada para ojol dan tukang becak yang hadir, sebagai bentuk kepedulian di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.
Kehadiran tokoh agama, aparat keamanan, serta perwakilan pemerintah menambah khidmat acara. Semua elemen masyarakat larut dalam doa bersama, memohon keselamatan dan kedamaian bagi Kota Pasuruan.
Adi Susanto, penasehat Budi Darma Pasuruan, menyampaikan pesan penting tentang arti kebersamaan. Menurutnya, komunitas Tionghoa berkomitmen menjaga harmoni dengan cara nyata, salah satunya melalui kegiatan sosial seperti ini.
“Kami ingin selalu hadir dan berbagi dengan masyarakat, khususnya saudara-saudara kita para ojol dan tukang becak yang bekerja keras mencari nafkah. Semoga bantuan kecil ini bermanfaat sekaligus mempererat persaudaraan,” ujar Adi.
Antusiasme peserta terlihat dari wajah para ojol dan tukang becak yang menerima bantuan. Mereka menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. “Kami sangat berterima kasih. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut karena sangat membantu,” ungkap seorang driver ojol.
Selain penyaluran bansos, acara juga menjadi ruang silaturahmi. Interaksi yang terjalin hangat menunjukkan bahwa kebersamaan mampu mematahkan sekat sosial, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Momen sederhana itu membuktikan bahwa solidaritas bisa tumbuh dari pertemuan lintas komunitas. Doa bersama menjadi simbol persatuan, sementara bantuan sosial menjadi wujud nyata kepedulian antarwarga tanpa memandang latar belakang.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin perwakilan tokoh agama. Seluruh peserta berharap Pasuruan senantiasa aman, damai, serta terjaga persaudaraan warganya di tengah keberagaman.
Muh
