Sumenep, Kompasone.com - Pantai Lombang, dengan pesona cemara udangnya yang ikonik, telah lama menjadi primadona pariwisata Sumenep, Madura. Keunikan cemara udang yang hanya ditemukan di dua tempat di dunia, yaitu Pantai Lombang dan Tiongkok, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun, di balik pesonanya yang memikat, Pantai Lombang menyimpan sejumlah permasalahan yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (DISPORAPAR) Kabupaten Sumenep sebagai leading sector pariwisata daerah memiliki peran strategis dalam menjaga dan mengembangkan potensi Pantai Lombang. Perawatan rutin dan peremajaan kawasan wisata menjadi hal yang krusial untuk mencegah kesan angker dan kumuh yang dapat merusak citra Pantai Lombang.
Salah satu permasalahan utama yang dihadapi Pantai Lombang adalah minimnya pengawasan dan keamanan. Aksi balap liar, kegiatan mesum, dan mabuk-mabukan yang kerap terjadi mengganggu kenyamanan pengunjung dan mencoreng nama baik Pantai Lombang. Kadarisman, seorang putra daerah yang peduli terhadap pariwisata, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi ini.
"Kurangnya keamanan di wisata Pantai Lombang sangat mengganggu pengunjung yang ingin menikmati indahnya pemandangan. Balap liar yang sering dilakukan oleh para pemuda merusak nama baik wisata Pantai Lombang," ujar Kadarisman.
Urgensi Keberadaan Pos Keamanan dan Pengawasan Terpadu.
Keberadaan pos keamanan dan pengawasan terpadu di Pantai Lombang menjadi sebuah urgensi. Pos keamanan tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi dan bantuan bagi wisatawan, tetapi juga sebagai sarana pencegahan tindak kriminal dan kegiatan negatif lainnya. Selain itu, pengawasan yang ketat terhadap aktivitas di sekitar pantai perlu ditingkatkan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung.
Pantai Lombang merupakan aset daerah yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian Sumenep. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan dan pengelolaan Pantai Lombang. Dengan perawatan yang baik, pengawasan yang ketat, dan penanganan masalah keamanan yang efektif, Pantai Lombang dapat kembali bersinar sebagai destinasi wisata unggulan yang membanggakan.
To be recommended DISPORAPAR perlu meningkatkan frekuensi perawatan dan peremajaan kawasan Pantai Lombang. Pembangunan pos keamanan dan peningkatan pengawasan di sekitar pantai menjadi prioritas.
Pemerintah daerah perlu menggandeng masyarakat dan tokoh setempat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Pantai Lombang. Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan Pantai Lombang perlu digencarkan.
Dengan langkah-langkah konkret dan komitmen yang kuat, Pantai Lombang dapat kembali menjadi destinasi wisata yang aman, nyaman, dan membanggakan bagi masyarakat Sumenep dan Indonesia.
(R. M Hendra)

