Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

72 Siswa Tak Bisa ikuti SNBP 2025, Komite SMAN 1 Pebayuran Tuntut Sekolah Tanggung Jawab

Jumat, Februari 07, 2025, 05:15 WIB Last Updated 2025-02-06T22:15:31Z

 


Bekasi, Kompasone.com - 72 siswa SMAN 1 Pebayuran terancam tidak dapat mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 akibat kelalaian pihak sekolah dalam mengisi data di sistem Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Hal ini terjadi karena tim sekolah yang terdiri dari Kepala Sekolah, Waka Kurikulum, dan BK selaku pemegang akun PDSS terlambat mengisi data siswa yang telah memenuhi syarat untuk mengikuti SNBP.


Menurut informasi yang diterima, pihak sekolah sempat diberikan waktu . Namun, hingga batas waktu yang telah ditentukan, pihak SMAN 1 Pebayuran belum juga menyelesaikan pengisian data siswa, menyebabkan sistem gagal diproses lebih lanjut.


Sebagai akibatnya, 72 siswa yang seharusnya eligible mengikuti SNBP 2025, kini dinyatakan tidak bisa mengikuti seleksi ini. Keputusan ini telah menimbulkan kekecewaan mendalam di kalangan siswa, orang tua, dan Komite Sekolah dirugikan.


H. Sardi Ketua Komite Sekolah SMAN 1 Pebayuran Mengatakan ke Awak Media bahwa dirinya sudah menindak lanjuti ke pihak sekolah."Benar ini mutlak kelalaian sehingga 72 siswa tak bisa ikuti SNBP 2025," ungkapnya.         


Komite Sekolah juga siap mendampingi dan membantu apa yang menjadi tuntutan Siswa dan orang tua murid hasil Rapat dengan pihak sekolah.


"Kami berharap pihak sekolah mempertanggung jawabkan masalah ini sesuai harapan Siwa dan orang tua. Semoga berharap kejadian ini tidak terulang di masa yang akan datang," ungkap Sardi.


Sementara Kepala Sekolah SMAN 1 Pebayuran Marsan, SPd belum bisa dimintai keterangan hingga berita ini di terbitkan.



(Kholili S)

Iklan

iklan