TAPUT, kompasone.com – Promosi pariwisata Tapanuli Utara (Taput) kini diarahkan lebih kuat ke ruang digital untuk memperkenalkan destinasi sekaligus membuka pasar bagi produk kreatif dan UMKM lokal.
Hal itu disampaikan Wakil Taput Deni Parlindungan Lumbantoruan dalam kegiatan “Promosi Branding Wonderful Indonesia melalui Media Sosial” di Gedung Dekranasda, Tarutung, Kamis (17/9).
Menurut Deni, perubahan pola aktivitas masyarakat ke platform digital harus diikuti dengan cara baru dalam memperkenalkan potensi daerah. Destinasi wisata maupun produk lokal tidak cukup hanya tersedia, tetapi perlu dikemas dan dipromosikan agar menjangkau calon wisatawan dan konsumen di luar daerah.
“Saat ini hampir seluruh aktivitas masyarakat terhubung dengan media digital. Ini menjadi peluang besar bagi kita untuk mempromosikan karya, produk UMKM, dan potensi wisata daerah melalui media sosial,” ujarnya.
Penguatan promosi tersebut juga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Kegiatan ini merupakan program yang diinisiasi Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga bersama Kementerian Pariwisata RI dan diikuti pegiat pariwisata serta pelaku UMKM se-Taput.
Tak hanya promosi, dukungan terhadap ekonomi lokal juga diwujudkan melalui bantuan peralatan usaha. Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui Program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyerahkan bantuan senilai Rp500 juta kepada Dekranasda Taput.
Ketua Dekranasda Taput Neny Angelina JTP Hutabarat mengapresiasi bantuan tersebut. Dia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Dekranasda serta pelaku UMKM.
Kegiatan itu turut dihadiri Analis Kebijakan Ahli Madya Kementerian Pariwisata RI Natalia Dhian Karismasari dan narasumber Binsar Simatupang.
(Bernat L Gaol)
