Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Groundfist Vol 2 Event Combat Sport Ajang Olahraga Tarung, Gagasan Putra Asli Gunungkidul di Gelar

Senin, Juli 27, 2026, 09:04 WIB Last Updated 2026-07-27T02:04:39Z


Gunungkidul, Kompasone.com — Groundfist Vol. 2 kembali hadir sebagai ajang olahraga tarung yang mempertemukan para atlet terbaik dalam sebuah kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas, profesionalisme, dan semangat persaudaraan. Kegiatan ini diselenggarakan di Terminal Dhaksinarga, Gunungkidul, di bawah naungan PBMI Gunungkidul dengan Ahmad Zildan Ardani sebagai Ketua Groundfist.


Groundfist merupakan event combat sport pertama yang digagas oleh putra asli Gunungkidul sebagai bentuk kepedulian terhadap perkembangan olahraga tarung di daerah. Berawal dari semangat anak-anak muda untuk menghadirkan wadah pembinaan atlet sekaligus hiburan olahraga berkualitas bagi masyarakat, Groundfist kini terus berkembang menjadi salah satu ajang yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.


Setelah sukses pada penyelenggaraan volume pertama, Groundfist Vol. 2 hadir dengan persiapan yang lebih matang, kualitas pertandingan yang semakin baik, serta melibatkan berbagai pihak untuk mewujudkan event combat sport yang aman, profesional, dan berkelas.


Selain menjadi ajang kompetisi, Groundfist juga diharapkan mampu menjadi wadah lahirnya atlet-atlet berbakat yang kelak dapat mengharumkan nama Gunungkidul di tingkat regional maupun nasional. Kehadiran Groundfist menjadi bukti bahwa Gunungkidul memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga combat sport apabila mendapat dukungan dari pemerintah, organisasi olahraga, dunia usaha, dan seluruh lapisan masyarakat.



Ketua Groundfist, Ahmad Zildan Ardani saat dikonfirmasi awak media (26/7/26), ia menyampaikan bahwa Groundfist lahir dari mimpi besar untuk memajukan olahraga combat sport di Kabupaten Gunungkidul sekaligus menjadi ruang positif bagi generasi muda.


“Groundfist bukan hanya tentang pertandingan, tetapi tentang mimpi besar untuk membawa nama Gunungkidul semakin dikenal melalui olahraga combat sport. Event ini kami gagas sebagai karya putra asli Gunungkidul yang ingin menghadirkan wadah positif bagi generasi muda agar dapat menyalurkan bakat, disiplin, semangat juang, dan prestasi melalui olahraga,"katanya.


Lebih lanjut Zildan sampaikan, saya berharap Groundfist dapat terus berkembang setiap tahunnya, menjadi agenda olahraga yang membanggakan Gunungkidul, melahirkan atlet-atlet berprestasi, serta menjadi inspirasi bagi anak-anak muda untuk terus berkarya dan menjauhi hal-hal negatif. Kami ingin membuktikan bahwa pemuda Gunungkidul mampu menghadirkan event olahraga yang profesional, berkualitas, dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.


“Saya mengucapkan terima kasih kepada PBMI Gunungkidul, seluruh panitia, atlet, ofisial, sponsor, relawan, pemerintah daerah, aparat keamanan, tenaga medis, media, dan seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan sehingga Groundfist Vol. 2 dapat terselenggara dengan baik. Semoga Groundfist menjadi awal dari kemajuan combat sport di Gunungkidul dan terus memberikan manfaat bagi masyterselengga,"kata Zildan mengakhiri. 





>Mbah Pri

Iklan

iklan