Langkat, Kompasone.com — Aliansi Masyarakat Menjemput Keadilan yang mewakili korban terdampak banjir dari Kecamatan Besitang, Sei Lepan, Babalan, Brandan Barat, dan Tanjung Pura menggelar aksi unjuk rasa di Lapangan Bola Eks PT. RGM, Kelurahan Pekan Besitang, Senin (27/7/2026).
Sekitar 500 peserta aksi yang menuntut percepatan realisasi bantuan korban banjir akhir November 2025 lalu bergerak dari titik kumpul Masjid Raya Besitang menggunakan kendaraan roda dua, roda empat, hingga angkutan umum.
Kehadiran aparat kepolisian di bawah komando Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K., bersama Plt. Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti dan unsur Forkopimda berhasil memastikan jalannya aksi berlangsung aman, tertib, dan tanpa gesekan.
Polres Langkat menerapkan strategi pengamanan humanis yang diapresiasi oleh para peserta aksi. Selain menjaga ketertiban, petugas di lapangan turut membagikan air mineral dan makanan ringan kepada massa yang hadir.
PS. Kasi Humas IPTU M.R. Siregar menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan wujud nyata keseriusan Polres Langkat dalam menciptakan suasana yang kondusif, terbuka, serta akomodatif terhadap aspirasi masyarakat.
"Langkah cepat dan strategi pengamanan yang humanis dengan membagikan air mineral dan snack membuat situasi di lokasi terpantau berjalan aman," ujar IPTU M.R. Siregar.
Ia menambahkan, pengamanan ini merupakan bentuk implementasi program Polisi Langkat Garuda Ksatria yang diinisiasi oleh Kapolres Langkat. Program ini mengusung semangat Gagah Berani untuk Dicintai Masyarakat, Kuat, Sadar Aturan, Taat, Responsibility, Inovatif, dan Aman, dengan slogan utama: Satu Langkah, Satu Hati untuk Langkat yang Aman dan Damai.
>Ms.Limbong
