Cirebon, Kompasone.com — Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) Kota Cirebon periode 2026–2031 resmi dilantik di Bangsal Pagelaran Keraton Kasepuhan, Sabtu (25/7/2026). Pelantikan yang dipimpin Ketua Umum DPW PPSI Jawa Barat, H. Dadang Hermansyah, menjadi tonggak baru dalam memperkuat eksistensi pencak silat sebagai warisan budaya bangsa sekaligus sarana pembinaan karakter generasi muda.
Hadir dalam pelantikan DPD PPSI kota cirebon ini,pembina PPSI provinsi jawa barat,forkopimda,sultan kanoman serta patih sepuh kasepuhan cirebon.
Sebanyak 18 pengurus dikukuhkan untuk memimpin organisasi selama lima tahun ke depan. Kepengurusan baru diharapkan mampu merangkul seluruh perguruan pencak silat di Kota Cirebon serta meningkatkan peran PPSI dalam pelestarian budaya dan pembinaan sumber daya manusia.
Ketua DPD PPSI kota cirebon, ahmad thantowiy shilmiy, mengatakan agenda awal yang akan dilakukan adalah menyusun program kerja dan memperkuat konsolidasi organisasi. Menurutnya, PPSI kota cirebon masih membuka ruang bagi seluruh perguruan pencak silat untuk bergabung.
"Hingga saat ini terdapat 12 perguruan yang telah menjadi bagian dari PPSI Kota Cirebon. Kami berharap jumlah tersebut terus bertambah sehingga semangat kebersamaan dalam melestarikan pencak silat semakin kuat," ujarnya.
Ia menegaskan, pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, tetapi juga identitas budaya Indonesia yang telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya takbenda dunia. Karena itu, pelestariannya harus dimulai dari keluarga dengan mengenalkan pencak silat kepada anak-anak sejak dini.
Menurut ahmad thantowiy shilmiy atau yang lebih akrab di panggil papih tanto ini menegaskan, pencak silat juga mengandung nilai-nilai perjuangan, kedisiplinan, keberanian, dan tanggung jawab yang tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Nilai-nilai tersebut perlu diwariskan kepada generasi muda sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
"Teknologi memang mampu meningkatkan pengetahuan, tetapi pembentukan karakter tidak bisa digantikan. disiplin, kejujuran, aHermansyah, mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk menjaga soliditaskhlak, serta kemampuan beradaptasi harus dibangun melalui proses pembinaan yang berkesinambungan," katanya.
Ia menambahkan, PPSI siap bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pendekatan budaya. Menurutnya, pencak silat dapat menjadi media efektif untuk menanamkan rasa cinta tanah air sekaligus membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif.
"Budaya harus menjadi fondasi utama dalam membangun karakter bangsa. Melalui pencak silat, kami ingin melahirkan generasi yang berprestasi, berakhlak, dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPW PPSI Jawa Barat, H. Dadang Hermansyah, mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk menjaga soliditas organisasi, mempererat persaudaraan antar perguruan, serta terus mengembangkan pencak silat sebagai kebanggaan budaya Indonesia.
Dengan kepengurusan baru, DPD PPSI Kota Cirebon diharapkan mampu memperluas pembinaan, meningkatkan prestasi, serta memperkuat peran pencak silat sebagai warisan budaya yang tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
>Tohir akmal


