Tapanuli Utara, Kompasone.com — Sebanyak 52.000 siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Tapanuli Utara mengikuti Asesmen Maretong yang digelar serentak sebagai upaya memetakan kemampuan numerasi peserta didik sekaligus meningkatkan mutu pendidikan.
Pelaksanaan asesmen ini ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan, di SMP Negeri 1 Siatas Barita pada Rabu (29/7).
Deni mengatakan bahwa asesmen tersebut merupakan langkah penting dalam mengevaluasi kemampuan dasar berhitung anak didik. Menurutnya, hasil dari kegiatan ini akan menjadi landasan strategis bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pendidikan ke depan.
"Asesmen ini menjadi bagian dari evaluasi kemampuan dasar berhitung siswa yang hasilnya akan digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan pendidikan di Tapanuli Utara," ujar Deni saat melakukan peninjauan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara, Freddy Advent Panjaitan, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan siswa dari kelas II hingga VI SD serta kelas VII hingga IX SMP. Peserta tersebut berasal dari sekitar 383 sekolah dasar dan 80 sekolah menengah pertama di wilayah Tapanuli Utara.
Freddy merinci bahwa pelaksanaan asesmen untuk tingkat SMP digelar pada Rabu (29/7), sementara untuk tingkat SD dijadwalkan berlangsung pada Kamis (30/7) keesokan harinya.
"Pelaksanaan kegiatan untuk SMP digelar pada Rabu (29/7), sedangkan SD dilaksanakan Kamis (30/7) besok," jelas Freddy saat dikonfirmasi terpisah.
Ia menambahkan, seluruh data dan hasil asesmen saat ini akan diolah secara objektif. Hasil akhirnya direncanakan akan diumumkan pada 7 Agustus 2026 mendatang sebagai bahan evaluasi bersama guna meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah.
"Hasil asesmen akan diolah secara objektif dan diumumkan pada 7 Agustus 2026 sebagai bahan evaluasi peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah," pungkasnya.
>Bernat L Gaol
