TAPUT, kompasone.com - Manager CSR dan ER Sarulla Operations Limited (SOL) Melva Samosir paparkan berbagai program yang dilakukan selama tahun 2024.
Selain itu, pihaknya juga memprogramkan kegiatan yang akan dilakukan pada tahun 2025 ini.
Dalam pemaparannya, pihak perusahaan panas bumi itu berupaya akan menyesuaikan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan visi misi pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) agar selaras.
Pernyataan itu disampaikan Melva Samosir Senin (17/3) saat rapat Pembahasan Program Pemanfaatan Dana CSR SOL Tahun 2025 bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati.
Adapun rencana besaran alokasi pemanfaatan Dana CSR SOL Tahun 2025 kata Melva sebesar Rp 3.199.000.000
Beberapa sektor yang menjadi fokus program SOL lanjutnya meliputi peningkatan mata pencaharian dari sektor pertanian.
Kemudian ada kesehatan, pendidikan juga perbaikan infrastruktur bahkan seni budaya, keagamaan melibatkan stakeholder.
Adapun yang menjadi penerima manfaat ini ditargetkan kelompok tani, kelompok perempuan, Lansia, balita dan pelajar serta pemuda.
Dalam kesempatan itu Bupati Tapanuli Utara JTP Hutabarat menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada pihak Sarulla Operations Limited (SOL).
JTP menyarankan agar dampak pemanfaatan dana CSR dapat ditingkatkan dan bersifat kontinuitas dan tepat sasaran.
Bupati juga menekankan agar SOL berkolaborasi dengan Perangkat Daerah Terkait agar dapat dievaluasi dan program yang sudah dilaksanakan dapat berkelanjutan.
Untuk Sektor Pendidikan kata JTP, agar pemberian beasiswa diberikan untuk yang memiliki prestasi dan melakukan program yang berinovasi.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Lumbantoruan menyampaikan harapannya, bahwa untuk depannya agar diperhatikan dalam hal meningkatkan dan mengoptimalkan Pemanfaatan Dana CSR, melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam implementasi program kegiatan SOL
Untuk bidang pendidikan, agar kiranya SOL dapat memberikan beasiswa sesuai dengan misi peningkatan pelayanan pendidikan.
"Satu keluarga, satu sarjana bagi keluarga yang kurang mampu sehingga setidaknya satu anggota keluarga bisa meraih gelar sarjana. Bidang kesehatan, seperti penyediaan air bersih untuk mencegah stunting, Perbaikan infrastruktur seperti perbaikan jalan desa, dan perbaikan irigasi," ujarnya
Wakil Bupati Tapanuli Utara menekankan agar program SOL bisa berjalan selaras dengan Program Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara sesuai dengan Visi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara yaitu " Bersama mewujudkan Kabupaten Tapanuli Utara yang Maju, Berbudaya dan Berkelanjutan"
Pada kesempatan tersebut, beberapa pimpinan perangkat daerah juga menyampaikan usulan-usulan kegiatan yang menjadi prioritas untuk dapat dipertimbangkan dan dialokasikan untuk pemanfaatan dana CSR SOL Tahun 2025 di Kabupaten Tapanuli Utara.
(Bernat L Gaol)
