Bintan, kompasone.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan menggelar sosialisasi Program Keluarga Tangguh Bencana di Aula Kecamatan Gunung Kijang, pada Jumat (6/11/2026) pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini digelar dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi cuaca yang tidak menentu dan musim hujan yang telah melanda wilayah Bintan.
Kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, S.STP., M.M., Kepala BPBD Bintan Ramlah, S.Sos., Camat Gunung Kijang, Kepala Desa Teluk Bakau, perwakilan instansi terkait, Babinkamtibmas, Babinsa, aparat Polsek setempat, ketua RT/RW, serta warga masyarakat.
Sekda Bintan Ronny Kartika dalam keterangannya kepada awak media menyampaikan, sosialisasi ini penting dilakukan mengingat cuaca yang semakin sulit diprediksi dan musim hujan yang telah merata di seluruh wilayah.
"Kita harus bersiap menghadapi cuaca yang tidak menentu, terlebih lagi musim hujan sudah melanda. BPBD terus memantau perkembangan iklim, khususnya di daerah pesisir Bintan. Sosialisasi ini dilakukan agar kita semua siap apabila terjadi bencana, baik itu angin puting beliung, banjir bandang, maupun kebakaran," ujar Ronny.
Ronny juga menegaskan bahwa BPBD telah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait dan masyarakat setempat, terutama di daerah yang pernah terdampak angin puting beliung, agar tetap waspada dan siap merespons dengan cepat apabila terjadi musibah.
Sementara itu, Kepala BPBD Bintan Ramlah, S.Sos., menjelaskan bahwa sosialisasi Keluarga Tangguh Bencana rutin dilakukan setiap tahun. Saat ini pihaknya telah menempatkan personel dan menyiapkan bantuan logistik maupun tenaga sukarelawan di setiap wilayah untuk siaga dan siap membantu jika terjadi bencana.
"Mengingat saat ini sudah masuk musim hujan dan angin kencang, BPBD Bintan siap siaga penuh. Kami telah menyiapkan bantuan, baik berupa material maupun tenaga. Setiap daerah juga didukung oleh pasukan relawan yang siap membantu saat dibutuhkan," jelas Ramlah.
Khusus untuk wilayah pesisir, Ramlah menekankan perlunya pengawasan ekstra ketat dan kerja sama lintas instansi, seperti BPBD Provinsi dan Polairud, guna mempercepat penanganan apabila terjadi bencana di kawasan tersebut.
"Semoga kita terhindar dari segala musibah. Kami pun senantiasa berdoa semoga Yang Maha Kuasa menjauhkan kita dari bencana," harap Ramlah menutup pernyataannya.
(Laporan: Handoko — Perwakilan Kepri)

