Langkat-(Sumut), Kompasone.com -Aliansi Merah Putih Penjaga Langkat mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Langkat, Jumat (23/10/2026).
Kedatangan mereka bertujuan mendesak agar keluhan masyarakat terkait banjir dan kondisi air kotor yang diduga berkaitan dengan persoalan limbah di sekitar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat segera ditindaklanjuti.
Lapas yang menjadi sorotan tersebut berlokasi di Desa Simpang Ladang, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat.
Aliansi Merah Putih Penjaga Langkat meminta agar persoalan yang dikeluhkan masyarakat mendapat perhatian serius dari pihak terkait.
Mereka mendorong DPRD Kabupaten Langkat untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui langkah-langkah yang sesuai dengan kewenangan dan mekanisme yang berlaku.
Keluhan mengenai banjir dan kondisi air kotor menjadi perhatian karena berkaitan dengan kenyamanan serta kondisi lingkungan masyarakat di sekitar lokasi.
Namun, dugaan keterkaitan persoalan tersebut dengan limbah di sekitar lapas masih memerlukan pemeriksaan dan verifikasi lebih lanjut oleh instansi berwenang.
Penanganan persoalan ini diharapkan melibatkan pihak-pihak terkait untuk menelusuri penyebab banjir, memeriksa kondisi kualitas air, serta memastikan pengelolaan limbah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Masyarakat berharap aspirasi yang disampaikan melalui DPRD Kabupaten Langkat dapat memperoleh tindak lanjut yang jelas, sehingga persoalan lingkungan yang dikeluhkan tidak berlarut-larut.
Hingga informasi ini disusun, belum terdapat keterangan mengenai hasil pertemuan antara Aliansi Merah Putih Penjaga Langkat dan pihak DPRD Kabupaten Langkat.
Konfirmasi dari pihak DPRD, pengelola Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat, serta instansi lingkungan hidup diperlukan untuk memperoleh informasi yang berimbang mengenai persoalan tersebut.
(Ms.Lim)
