TAPUT, kompasone.com – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan memastikan perbaikan tanggul Sungai Aek Sigeaon di kawasan Jalan HKI, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, dilakukan pada tahun anggaran 2026.
Kepastian itu disampaikan Kepala BBWS Sumatera II Medan Feriyanto Pawenrusi saat menerima Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat di Kantor BBWS Sumatera II Medan, Jumat (28/8) kemarin
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Taput menyampaikan sejumlah usulan penanganan infrastruktur sumber daya air (SDA), termasuk pengendalian banjir dan penguatan tanggul di sejumlah sungai yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Untuk Aek Sigeaon, penanganan akan diprioritaskan di kawasan Jalan HKI. Selain perbaikan tanggul, BBWS Sumatera II juga memastikan pembangunan struktur groundsill di tiga titik.
Groundsill tersebut berfungsi untuk menaikkan dan menstabilkan dasar sungai sehingga dapat membantu mengurangi risiko pengikisan serta luapan air.
Bupati Taput, Jonius Taripar Parsoran (JTP) Hutabarat mengatakan percepatan penanganan infrastruktur SDA penting untuk melindungi masyarakat dan mendukung pemulihan ekonomi, khususnya sektor pertanian.
“Kondisi saat ini menuntut kita untuk tidak sekadar menunggu di daerah. Kami berkoordinasi langsung mulai dari tingkat Balai hingga ke kementerian di pusat demi memastikan infrastruktur Tapanuli Utara mendapat perhatian prioritas,” ujar JTP.
Selain Aek Sigeaon, Pemkab Taput juga mengusulkan normalisasi serta pembangunan penguatan sungai di Batangtoru dan Aek Situmandi.
(Bernat L Gaol)
