Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Rp250 Juta Oleh-oleh Menko Polkam Bukan Bantuan untuk Warga Adiankoting

Kamis, Agustus 27, 2026, 15:40 WIB Last Updated 2026-08-27T08:41:04Z

 


TAPUT, kompasone.com – Dana Rp250 juta yang diberikan Menko Polkam Jamaris Caniago saat mengunjungi HKBP Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), 4 Desember 2025, ditegaskan bukan bantuan untuk masyarakat.


Dana tersebut diberikan secara spontan kepada empat kepala desa dan disebut sebagai uang “pengganti oleh-oleh”


Setelah diterima, uang itu kemudian diarahkan untuk membantu kebutuhan desa dan Kecamatan Adiankoting, terutama dalam penanganan kondisi pascabencana.


Kepala Desa Dolok Nauli Jonas Aritonang membenarkan dirinya yang bertindak menerima dana 'oleh oleh' tersebut.


Jonas menjelaskan selain oleh oleh ke Kepala Desa Menko Polkam juga menyalurkan bantuan langsung kepada masyarakat berupa sembako dan amplop berisi uang tunai.


“Benar saya yang menerima bantuan spontanitas pengganti oleh-oleh yang diberikan Menko Polkam Jamaris Caniago kepada kepala desa. Sementara untuk masyarakat, Menko Polkam sebelumnya sudah memberikan sembako dan amplop langsung kepada masyarakat,” kata Jonas menjawab kompasone.com melalui WhatsApp, Kamis (27/8).


Selain dirinya, dana tersebut kata Jonas juga diterima Kepala Desa Banuaji I Ruhut Sipahutar, Kepala Desa Banuaji IV Alex Tobing dan Kepala Desa Banuaji II Nenny Simanjuntak.


Jonas juga mengatakan, setelah menerima dana itu, dirinya mendapat arahan dari Lam Miduk Sinaga yang saat itu menjabat Sekcam Adiankoting untuk menemui Bupati Taput, JTP Hutabarat guna meminta petunjuk penggunaannya dana oleh oleh tersebut.


Kala itu lanjutnya Bupati kemudian meminta agar dana diserahkan kepada Lam Miduk sambil menunggu koordinasi lebih lanjut.


"Dalam perkembangannya, sebagian dana dibagikan kepada 16 desa di Kecamatan Adiankoting", terangnya.


Sebanyak 11 desa masing-masing menerima Rp5 juta. Sementara lima desa terdampak bencana, yakni Dolok Nauli, Adiankoting, Pagaran Pisang, Sibalanga dan Pagaran Lambung I, masing-masing menerima Rp13 juta. Total dana yang disebut telah dibagikan berdasarkan rincian tersebut mencapai Rp120 juta.


Terpisah Camat Adiankoting Lam Miduk Sinaga membenarkan pernyataan Kades tetsrbut dan megakui masih terdapat sisa dana.


Menurutnya, siasa uang tersebut akan digunakan untuk mendukung kegiatan gotong royong serentak di seluruh desa dan Kecamatan di daerah itu.


“Dalam waktu dekat, seluruh desa dan pihak kecamatan akan melakukan gotong royong secara serentak se-Kecamatan Adiankoting. Kebutuhan untuk kegiatan gotong royong kita menggunakan sisa uang yang diberikan Menko Polkam kepada para kepala desa itu,” ujar Lam Miduk.


Lam Miduk juga menyebut, sebagian dana sebelumnya digunakan membantu kebutuhan operasional selama penanganan bencana.


"Saat itu, anggaran desa belum tersedia sehingga sejumlah kebutuhan harus ditanggulangi terlebih dahulu, termasuk pembayaran utang ke sejumlah warung," teranya.


Dia juga menjelaskan bahwa Pada Februari 2026 lalu, Bupati Taput kembali mengingatkan dan mengarahkan pihaknya agar menggunakan dana tersisa tersebut dimanfaatkan untuk kebutuhan di lokasi terdampak bencana. 


(Bernat L Gaol)

Iklan

iklan