Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

800 Warga Cikoneng Terima Bantuan Beras 30 Kg, Komisi IV DPR RI Pastikan Tepat Sasaran

Senin, September 21, 2026, 11:06 WIB Last Updated 2026-09-21T04:29:41Z

 


Ciamis, kompasone.com -Sebanyak 800 warga penerima manfaat di Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat menerima bantuan pangan beras sebanyak 30 kilogram per kepala keluarga. Bantuan tersebut merupakan akumulasi untuk tiga bulan, yakni periode Juli, Agustus, dan September 2026.


Penyaluran bantuan dilakukan pada Senin 21/9/2026 di aula Desa Cikoneng. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi bantalan sosial bagi masyarakat kurang mampu di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.


Anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi pangan Dr.Hj.Rina Sa'adah, LC., M.Si., mengatakan bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan disalurkan secara tepat sasaran.


"Bantuan ini untuk tiga bulan, Juli, Agustus, September, jadi jumlahnya sekitar 30 kg untuk 800 penerima manfaat. Kami harapkan bisa memberikan keringanan sebagai bantalan sosial dan tepat sasaran, sehingga tidak ada lagi warga yang seharusnya menerima tetapi tidak menerima," ujar Rina.


Rina Sa'adah menegaskan, Komisi IV DPR RI terus melakukan pemantauan terhadap produksi, harga, hingga kualitas pangan yang disalurkan kepada masyarakat.


Menurutnya, dari hasil pengecekan di lapangan, kualitas beras yang disalurkan dalam kondisi baik dan tidak ada komplain dari warga.


"Alhamdulillah kualitasnya bagus, masyarakat tidak ada komplain terkait kualitas beras. Tentunya ini harus dipertahankan oleh Bulog, supaya selain tepat sasaran, kualitasnya juga baik," katanya.


Dalam penyaluran tersebut, muncul aspirasi dari warga yang berharap bantuan pangan dapat kembali dilengkapi dengan minyak goreng seperti pada periode sebelumnya.


Menanggapi hal itu, Rina menjelaskan, untuk periode Juli-September 2026, penugasan dari pemerintah pusat memang hanya berupa beras.


"Untuk periode ini kita berdasarkan penugasan pemerintah, hanya menyalurkan beras. Memang sebelumnya ada beras dan minyak. Kami dari Komisi IV akan coba dorong supaya bantuan selanjutnya bisa dilengkapi dengan minyak goreng lagi," jelasnya.


Ia menambahkan, pihaknya memahami kebutuhan masyarakat tidak hanya beras. Namun saat ini fokus pemerintah adalah memastikan kebutuhan makanan pokok masyarakat terpenuhi.


"Alhamdulillah bantuan kali ini bisa disalurkan on time dan jumlahnya utuh 30 kg. Kebutuhan masyarakat memang tidak hanya beras, kami paham, tapi yang menjadi konsentrasi pemerintah saat ini adalah bagaimana makanan pokok bisa tercukupi dan akses pangan layak bisa didapatkan masyarakat yang membutuhkan," pungkasnya.


Usai penyaluran di Cikoneng, agenda dilanjutkan dengan penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) bersama Dinas Pertanian kepada kelompok tani.


.(AL)

Iklan

iklan