Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Kodim 0305 Pasaman bersama Forkopimda Pasaman Barat Tanam Rumpun Bambu di Lokasi Terdampak Longsor

Kamis, Agustus 13, 2026, 07:40 WIB Last Updated 2026-08-13T00:40:14Z

 

Pasbar, kompasone.com--Dalam rangka HUT Ke-1 Kodam XX/TIB Kodim 0305 Pasaman bersama Koramil 03/talu dan unsur Forkopimda Kabupaten Pasaman Barat melaksanakan penanaman pohon rumpun bambu di wilayah jorong perhimpunan, Nagari Talu,Kecamatan Talamau daerah yang terdampak bencana longsor, Rabu(12/8/2026).


Kegiatan ini di lakukan sebagai upaya memperkuat struktur tanah dan mencegah terjadi longsor kembali. Akar rumpun bambu yang kuat di nilai efektif mengikat tanah sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di wilayah rawan bencana.


Komandan Kodim 0305 Pasaman Letkol Inf.Darmawan Hendra Wijaya menyampaikan, penanaman ini bukan sekedar kegiatan rutin,melainkan wujud kepedulian bersama terhadap keselamatan warga dan lingkungan. "Kami berharap tanaman ini tumbuh subur dan menjadi benteng alami yang melindungi warga dari ancaman bencana longsor"ujarnya.


"Komandan Kodim menegaskan,bahwa keberhasilan penghijauan ini tidak hanya di tentukan oleh jumlah tanaman yang di tanam. "Yang tidak kalah penting adalah memastikan seluruh tanaman yang telah di tanam dapat di pelihara dan tumbuh dengan baik" tegasnya. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama sama menjaga dan merawat tanaman tersebut.


Sementara itu pemerintah Pasaman Barat yang di wakili kepala dinas Kesbangpol Yosmar Difia,SE,MM. Dalam sambutannya menyampaikan,penanaman rumpun bambu ini merupakan langkah yang sangat baik dan bermanfaat untuk menjaga kelestarian alam serta mencegah terjadinya bencana longsor kembali. Pemerintah sangat mengapresiasi inisiatif yang di lakukan Kodim 0305 Pasaman dan seluruh pihak yang terlibat" ucapnya.


Komandan Koramil 03/Talu Kapten Inf.Sayutis menambahkan, perkembangan tanaman pohon produktif ini akan terus di pantau dan di awasi agar dapat tumbuh dengan baik,menjadi benteng pencegahan bencana,serta memperkuat kondisi tanah yang masih labil" imbuhnya.


Di akhir kegiatan,perwakilan warga setempat menyampaikan keluhan.Jembatan penghubung yang biasa di lalui warga menuju kebun telah terputus dan tertimbun longsor. Akibatnya,warga kini harus menyebrangi sungai untuk mengangkut hasil kebun. Warga memohon kepada pemerintah agar membangun kembali jembatan tersebut. Permohonan ini menjadi catatan penting bagi pemerintah Daerah.


Kegiatan turut di hadiri unsur Forkopimda kabupaten pasaman barat,pejabat jajaran kodim 0305 Pasaman,Instansi pemerintahan, aparat keamanan, pemuka adat talamau, organisasi kemasyarakatan serta berbagai elemen masyarakat. Sinergi tersebut di harapkan menjadi gerakan bersama untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan tetap stabil di masa mendatang.


(Yulisman)

Iklan

iklan