Pasbar, kompasone.com--warga di sekitar pasar simpang empat, Nagari Lingkung Aua,Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat,Sumatera Barat mengeluhkan adanya aroma tak sedap yang berasal dari sisa cair pengolahan daging bakso di salah satu tempat penggilingan pasar simpang empat.
Limbah bakso yang di buang langsung ke tempat saluran pembuang yang tidak mengalir, yang mengakibatkan menggenangi ruang WC warga di sekitar lokasi yang di klem sangat menganggu kenyamanan dan kesehatan warga sekitar.
Meresfon keluhan warga dengan mengenai aroma tak sedap yang berasal dari limbah cair penggilingan daging bakso di wilayah nagari lingkung aua,tepatnya di pemukiman warga pasar simpang empat, Rahmat Riyan Safri.s.stp Pj Nagari Lingkung Aua di dampingi langsung Babinsa,Bhabinkamtibmas,Jumat (6/8/2026) mendatangi lokasi usaha tersebut,guna meninjau secara langsung serta membahas penyelesaian masalah yang di hadapi warga.
Kedatangan rombongan di sambut baik oleh pemilik usaha. Dalam pertemuan tersebut,Pj Nagari Lingkung Aua Rahmat Riyan Safri menyampaikan bahwa keluhan yang masuk dari warga sekitar harus di tindak lanjuti, mengingat limbah cair yang di buang saat ini berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan serta menganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat" ujar Rahmat Riyan Safri.
"Kami berharap dan meminta kepada pemilik usaha untuk segera memperbaiki sistem pembuangan limbah yang ada, dengan membuat tempat pembuangan yang aman dan layak. Hal ini penting di lakukan agar tidak terjadi pencemaran lingkungan di sekitarnya serta tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat" tegas Rahmat Riyan Safri.
Sementara itu,Bhabinkamtibmas turut menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan kerukunan antara warga. Pemilik usaha menyatakan dan memahami keluhan warga serta arahan yang di berikan,dan bersedia segera melakukan perbaikan sarana pembuangan limbah agar tidak lagi menimbulkan bau serta dampak buruk bagi lingkungan sekitar.
Pemerintah nagari bersama Bhabinkamtibmas,Babinsa, berkomitmen akan terus memantau perkembangan penangan masalah demi terciptanya lingkungan yang bersih,sehat,dan nyaman bagi seluruh warga" tegas Rahmat Riyan Safri.
Salah satu warga yang terdampak mengaku berharap permasalahan limbah ini dapat segera di selesaikan. Ia berharap kedepannya rumahnya terbebas dari genangan air limbah yang kini bahkan menggenangi bagian lantai kamar mandi,dan kami saat ini sangat tidak nyaman berada di dalam rumah,karna bau kurang sedap sangat menyengat sekali" keluhnya.
(Yulisman)
