Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Tonggak Baru Masyarakat Sipil, Sappe Sinaga Resmi Nahkodai LSM LPAK RI Berkibar di Karimun

Jumat, Juni 05, 2026, 15:45 WIB Last Updated 2026-06-05T08:45:49Z

Karimun, kompasone.com - Rumah besar aktivis hadir untuk menyatukan keberanian, integritas, dan kesungguhan perjuangan dalam mengawal kepentingan masyarakat khususnya di Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau.


 DPC LSM LPAK RI resmi diluncurkan sebagai wadah bersama yang diproyeksikan menjadi rumah besar aktivis untuk memperkuat konsolidasi masyarakat sipil, memperluas sinergi antar lembaga, dan mengkokohkan perjuangan dalam mengawal kepentingan rakyat. 


Dalam momentum terbentuknya DPC LPAK RI tersebut di Karimun, Sappe Sinaga secara resmi pegang kendali sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) didampingi dengan Edward Simanjuntak sebagai Sekretaris DPC Kabupaten Karimun.


Kehadiran LSM LPAK RI di Kabupaten Karimun menandai lahirnya satu ruang kebersamaan baru bagi elemen-elemen LSM dari berbagai latar perjuangan yang selama ini bergerak pada beragam sektor pengabdian publik, mulai dari antikorupsi, pelayanan publik, lingkungan hidup, pendidikan, hukum, hak asasi manusia, pengawasan kebijakan, perlindungan konsumen, hingga advokasi terhadap berbagai persoalan rakyat lainnya. LPAK RI ini hadir bukan semata sebagai simbol persatuan, melainkan sebagai simbol moral dan organisatoris untuk mempertemukan keberanian, integritas, daya kritis, dan komitmen kebangsaan dalam satu arah perjuangan yang lebih kuat, lebih terukur, dan lebih berdampak.


Sebagai Capten Kelembagaan, Mantan Anggota DPRD Kabupaten Karimun ini menegaskan bahwa pembentukan lembaga ini merupakan jawaban atas kebutuhan akan hadirnya satu rumah besar yang mampu menghimpun energi masyarakat sipil secara lebih kokoh dan lebih strategis. Menurutnya, bangsa ini membutuhkan ruang bersama yang tidak hanya menjadi tempat berhimpun, tetapi juga menjadi pusat konsolidasi moral dan gerakan dalam menjaga kepentingan rakyat serta mengawal arah kebijakan publik.


"LPAK RI ini bukan sekadar wadah berhimpun, melainkan rumah besar aktivis untuk menyatukan keberanian, integritas, dan kesungguhan perjuangan demi mengawal kepentingan rakyat serta menjaga arah bangsa tetap berada pada rel keadilan dan akuntabilitas


Pernyataan tersebut menegaskan bahwa LPAK RI tidak dibangun untuk menjadi forum seremonial atau ruang simbolik belaka. Sebaliknya, lembaga ini dimaksudkan sebagai kekuatan sipil yang hidup, bekerja, dan bergerak nyata dalam merespons berbagai tantangan kebangsaan, terutama ketika rakyat membutuhkan suara yang jernih, sikap yang tegas, dan keberanian yang tidak mudah tunduk pada kepentingan sempit.


Pria berkumis tebal ini juga menekankan bahwa selama ini banyak unsur LSM di berbagai daerah memiliki semangat juang dan pengalaman lapangan yang kuat, tetapi belum seluruhnya terhubung dalam satu arsitektur gerakan nasional yang saling menguatkan. Karena itu, lembaga ini diharapkan menjadi ruang pemersatu yang tetap menghormati kemandirian tiap lembaga, namun mampu mengikatnya dalam satu semangat besar demi kepentingan rakyat, penguatan kontrol sosial, dan perbaikan tata kelola publik.


"Kami ingin DPC LPAK RI Kabupaten Karimun ini menjadi rumah besar yang tidak hanya mempersatukan langkah, tetapi juga mempersatukan keberanian untuk bersuara, keteguhan untuk mengawal, dan kesungguhan untuk membela kepentingan rakyat," tegasnya.


Lebih lanjut, Putra Asal Bahal Gaja ini menegaskan bahwa masyarakat sipil tidak boleh hanya hadir pada saat ruang publik sedang gaduh atau ketika isu tertentu menjadi sorotan sesaat. Peran masyarakat sipil, kata dia, justru harus terus hidup sebagai penyangga moral demokrasi, penjaga akal sehat kebijakan, dan pengingat bahwa kekuasaan harus selalu berpijak pada hukum, etika, dan tanggung jawab kepada rakyat.


"Bangsa ini membutuhkan masyarakat sipil yang bukan hanya hadir saat gaduh, tetapi juga tetap tegak mengawal arah kebijakan, menjaga moral kekuasaan, dan memastikan suara rakyat tidak tercecer, atau salah posisi seperti kalkun di darat dan ayam di laut," pungkasnya.


(B4HO)

Iklan

iklan