Cirebon, kompasone.com - Persatuan Pencak Silat Indonesia [PPSI] DPD Kota Cirebon menggelar turnamen sewilayah tiga cirebon yang meliputi cirebon indramayu majalengka dan kuningan [ciayumajakuning]. Sabtu (16/5/26).
Mohamad Jamal ketua panitia turnamen pasanggiri Dandim 0614 kota cirebon menyampaikan pada jurnalis kompas one, turnamen perdana ini di ikuti oleh sembilan puluh [ 90 ] orang pesilat yang terbagi dalam beberapa kategori,mulai dari usia dini putra dan putri, kategori remaja putra dan putri serta kategori usia dewasa putra dan putri dan kategori sesepuh putra dan putri.
Turnamen perdana PPSI Se-Wilayah cirebon ini di hadiri Dandim 0614 kota cirebon yang di wakili Oleh Kapt.Inf. Karyono, Sultan Kacirebonan, ketua KORMI Kota cirebon.
Dalam sambutanya Plt. Ketua DPD PPSI kota cirebon, Achmad Faturohim atau yang biasa akrab di panggil papih tanto ini menyampaikan terima kasih kepada Pangeran Raja Abdul Gani Natadiningrat,SE Sultan Kacirebonan. Bapak Ketua KORMI kota cirebon, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PPSI Jawa Barat beserta rombongannya. Yang kami hormati, Bapak Koordinator Wilayah PPSI Cirebon Raya, Bapak Kiyai Subhan Yang kami hormati, bapak ketua DPD PPSI beserta seluruh Ketua Perguruan se-Wilayah Tiga Cirebon, dan para peserta yang dimuliakan oleh Allah.
Ahmad Faturohim alias Papih Tanto mengucapkan terima kasih, dan yang paling utama mengajak hadirin untuk panjatkan puji dan puja kepada Allah Subhanahu wa ta'ala atas rahmat, taufik, barokah, dan hidayah-Nya, hingga pada hari ini masih diberi nikmat sehat, nikmat iman, nikmat Islam, dan nikmat barokah. Bisa mengikuti Pembukaan Pasanggiri Pencak Silat Dandim 0614 kota cirebon Cup se-Wilayah Tiga Cirebon.
Salam dan sholawat semoga tetap dilimpahkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad Shollallahu alaihi wasallam, beserta keluarganya, sahabatnya, pengikutnya, dan kita semua sampai akhir zaman. Amin ya rabbal alamin.
"Alhamdulillah, hari ini apa yang kita harapkan bersama, terselenggaranya pasanggiri pencak silat kota cirebon atas berkenanya bapak dandim, bisa terlaksana di Makodim 0614 Kota Cirebon. Hal ini merupakan awal kebangkitan seni budaya pencak silat Kota Cirebon," ujarnya.
"Pada kesempatan yang baik ini, Ahmad Faturohim yang biasa dipanggil Papih Tanto, sebagai Plt Ketua DPD PPSI Kota Cirebon, mengucapkan selamat datang kepada Bapak Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PPSI Jawa Barat beserta rombongan, para Ketua DPD PPSI se-Wilayah Tiga Cirebon, para Ketua Perguruan se-Wilayah Cirebon, dan para peserta Pasanggiri Pencak Silat Dandim 0614 kota cirebon Cup 2026.
"Kami mohon maaf apabila di dalam pelaksanaan lomba Pasanggiri ini banyak kekurangan, karena memang baru pertama kali Kota Cirebon melaksanakan kegiatan Pasanggiri Pencak Silat yang diselenggarakan oleh PPSI.
Tujuan kami adalah untuk memasyarakatkan PPSI dan seni budaya pencak silat di kalangan pelajar dan masyarakat Kota Cirebon, sekaligus mempersiapkan atlet pencak silat seni pada kejuaraan di tingkat regional dan nasional."
"Selanjutnya, kami mohon kepada Komandan Kodim 0614 berkenan memberikan sambutan dan sekaligus membuka acara Pasanggiri Silat Dandim 0614 Cirebon.
Dan untuk itu, kami berharap dan memohon kepada Mama Sultan Kacirebonan berkenan untuk memberikan sambutan dan sekaligus membuka acara Pasanggiri Pencak Silat Dandim 0614 Cirebon."-ujar papih tanto
"Salam PPSI!
Puji, Bakti, Sakti!"
"PPSI! Digjaya!"
"PPSI! Digjaya!"
"PPSI! Digjaya!"
Pungkas Papih Tanto.
Pada kesempatan yang berbahagia Ketua DPW PPSI Jawa Barat, Kiyai Muhamad Subhan Ali.
"Menghaturkan penghormatan yang setingginya kepada orang tua kita semua, guru kita semua, Mama Sultan Abdul Gani Natadiningrat,SE dari Kesultanan atau Kerajaan Kacirebonan beserta jajaran. Yang saya hormati pula sebagai shohibul murtadho, shohibul wilayah, Bapak Dandim Kota Cirebon 0614, yang tadi pagi beliau telah memberikan arahan yang sekarang diwakili oleh Bapak Pasi Intel. Terima kasih dan saya ucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Makodim Kota Cirebon yang telah sinergi dengan Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI), dan sudah selayaknya dan seharusnya karena PPSI lahir lebih dulu daripada Kodam III Siliwangi Jawa Barat."
"Yang saya hormati Kepala Dinas Kebudayaan, ada Kadis? Yang saya hormati pula ini Wali Kota diundang enggak? Kenapa tidak hadir? Ada perwakilannya? Tidak ada. Ini catatan ya, buat di media: seharusnya pemangku kebijakan di daerah mana pun harus hadir dan mensupport pada saat ada festival atau pertandingan pencak silat, apalagi ini seni dan budaya. Karena seni dan budaya pencak silat tidak terlepas dari dunia pesantren, perjuangan para wali-wali yang ada di Indonesia, khususnya di Kabupaten Cirebon. Tidak akan ada Wali Kota, tidak akan ada Bupati tanpa perjuangan para wali-wali dan para pendekar khususnya yang ada di Kabupaten dan kota Cirebon."
"Jadi pada saat tidak mendukung, berarti jangan kita dukung! Silakan media upload, silakan media viralkan. Saya yang sambutan di sini. Karena pada saat pemerintah tidak mendukung kegiatan masyarakatnya, janganlah jadi seorang pemimpin atau pemangku kebijakan di daerahnya masing-masing. kami PPSI Jawa barat khususnya akan selalu berjuang selama pencak-pencak tradisi masih merasa asing di negerinya sendiri, selama pencak-pencak tradisi masih asing di rumah-rumah dinas, kami akan selalu berjuang sampai panji-panji PPSI berkibar di seluruh penjuru nusantara."
"Izin Pak Komandan, Pak Sultan, saya agak keras. Karena apa? Saya biasanya setiap kegiatan itu dari mulai Bupati atau Wali Kota itu hadir. Yang saya hormati pula, alhamdulillah hadir orang tua kita semua, Ketua KORMI Kota Cirebon, Pak dokter bambang, terima kasih banyak atas support-nya dan lain-lainnya. Semoga kita sebagai anak KORMI bisa terus bersinergi dan memberikan kontribusi untuk KORM I dan untuk masyarakat Kota Cirebon. Amin."
"Yang saya hormati pula Ketua DPD PPSI Kota Cirebon... Tadi diwakili sama siapa? Sudah ada PLT? Saya mintanya Ketua DPD PPSI Kota Cirebon itu kenapa bisa ada PLT? Kan baru dilantik satu tahun ke belakang. Sudah ada nggak surat ke DPW? Oh gitu ya, kalau sudah ada nggak apa-apa. Tapi jangan sampai administrasi ini carut-marut. Beliau seorang anggota dewan, jangan sampai memberikan contoh kepada kita sebagai masyarakat sehingga tidak bertanggung jawab untuk organisasi. Izin, kalau saya mah ngeblak aja, jangankan seorang anggota dewan, selevel presiden kalau salah saya sikat. Ini tanggung jawab, ini kegiatan PPSI masa cuma ada segini orang?"
"Yang saya hormati pula para pengurus DPD PPSI Kabupaten Cirebon yang dalam hal ini alhamdulillah dimotori oleh Pak Bambang beserta kesepuhan, guru saya juga beliau,pensiunan Pertamina bersama Mama Imanuddin juga. Beliau sering koordinasi kerja sama dengan pihak kami DPD PPSI Kabupaten Kuningan. Semoga PPSI Cirebon semakin jaya. Saya ucapkan terima kasih kepada para juri dan dewan juri yang jauh-jauh dari Jawa Barat, Majalengka, dan Kuningan yang telah meluangkan waktunya untuk menilai anak-anak didik kita."
"Mudah-mudahan PPSI kota Cirebon bisa mencetak atlet-atletnya berprestasi dalam seni tradisi, bisa dipandang di kancah kecamatan, kabupaten, kota, Jawa Barat, nasional, bahkan internasional. Karena sekarang PPSI sudah ada di tujuh negara, ada perwakilan di Brasil juga, ada perwakilan di Australia juga, kebetulan saya juga bagian dari pengurus DPP Nasional."
"Untuk adik-adik semua, saya ucapkan terima kasih kepada DPD PPSI Kota Cirebon beserta Kodim Kota Cirebon yang telah berkolaborasi. Semoga kegiatan ini bukan hanya sekadar seremoni tahun dan bulan ini saja. Saya harap ke depan bisa terus melakukan Pasanggiri setiap tahunnya, dijadikan agenda rutinan. Dan silakan bersinergi dengan para dinas, bersinergi dengan Wali Kota, karena PPSI siap bersinergi dengan setiap lini, PPSI siap bersinergi dengan pemerintah. Tapi andai kata pemerintah yang tidak mau bersinergi dengan PPSI, maka PPSI Kota Cirebon khususnya dan Se-Wilayah tiga Ciayumajakuning siap menjadi oposisi!"
"Saya harapkan adik-adik semua yang ada di sini bisa menjadi juara, bukan hanya juara di pertandingan ini atau Pasanggiri ini, termasuk juara di masyarakatnya masing-masing.
Pernyataan tegas dari Ketua DPW PPSI Jawa Barat mengenai pentingnya dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya pencak silat.-
Dalam amanatnya dandim 0614 kota cirebon yang di wakili pasi intel menyampaikan apresiasi dan mendukung agenda ini kiranya dapat mencetak generasi penerus yang unggul,sehat dan berprestasi.Turnamen secara resmi di buka oleh sultan kacirebonan yang di dampingi pasi intel,ketua KORMI,Plt.Ketua DPD PPSI kota cirebon beserta seluruh ketua DPD PPSI Se-Wilayah tiga cirebon.
[tohirakmal]
