Depok, kompasone.com - Jajaran Intelkam Polda Metro Jaya bersilaturahmi dengan warga terdampak Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) liar di Kecamatan Limo, Kota Depok. Kegiatan itu dilakukan usai penutupan lokasi pembuangan sampah ilegal yang selama bertahun-tahun dikeluhkan warga.
Warga Perumahan Griya Cinere menyambut baik langkah penutupan TPA liar tersebut. Sebab, lokasi itu disebut telah beroperasi lebih dari 15 tahun dan menimbulkan pencemaran lingkungan hingga gangguan kesehatan bagi masyarakat sekitar.
TPA liar itu berada di sepanjang aliran Sungai Pesanggrahan dengan luas hampir 3,7 hektare. Lokasinya juga cukup dekat dengan fasilitas umum, yakni sekitar 300 meter dari Kantor Samsat Cinere, 160 meter dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ), serta kurang dari 50 meter dari kawasan permukiman warga.
Sebagian lahan yang digunakan diketahui merupakan milik PT Megapolitan Development dengan luas sekitar 3,75 hektare. Aktivitas pembuangan dan pengolahan sampah ilegal di lokasi tersebut disebut telah berlangsung sejak sekitar 2009 dan sejak awal memicu keberatan warga karena dampak pencemaran yang ditimbulkan.
Ketua Forum Warga Terdampak TPA Liar Limo Depok, Dodi, mengapresiasi langkah penanganan yang dilakukan secara terbuka. Menurutnya, penjelasan yang disampaikan kepada warga membuat situasi menjadi lebih jelas dan tidak lagi simpang siur. “Penanganan yang terbuka membuat warga lebih memahami situasi sebenarnya, dan kami mengapresiasi langkah tegas yang diambil,” ujarnya.
Pemerintah daerah menjelaskan persoalan ini telah ditangani Kementerian Lingkungan Hidup. Sementara itu, penyidik Polda Metro Jaya juga telah mengamankan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut.
Kini, seluruh area disebut sudah ditutup dari aktivitas pembuangan sampah. Proses rehabilitasi lahan juga tengah dilakukan agar fungsi kawasan dapat dikembalikan sesuai peruntukannya.
Silaturahmi yang dilakukan jajaran Intelkam Polda Metro Jaya itu menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi dengan masyarakat sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif pasca penutupan TPA liar tersebut.
Yakub
