Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Maknai Jumat Agung, Jemaat Diajak Bangkit dalam Iman

Jumat, April 03, 2026, 15:39 WIB Last Updated 2026-04-03T08:39:15Z

TAPUT, kompasone.com - Warga jemaat diajak memaknai Jumat Agung sebagai momentum kebangkitan iman dan penguatan pengharapan, sebagaimana disampaikan Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, saat mengikuti ibadah di Gereja HKBP Simorangkir, Jumat (3/4).


Ibadah yang berlangsung khidmat tersebut dirangkai dengan perjamuan kudus (Ulaon Nabadia).


Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Jumat Agung harus dimaknai lebih dari sekadar peringatan seremonial, melainkan sebagai panggilan untuk bangkit dalam iman serta memperkuat kasih dan pengharapan dalam kehidupan sehari-hari.


Selain itu, jemaat juga diajak berperan aktif menyukseskan perayaan Paskah yang akan dipusatkan di Salib Kasih.


Menurutnya, perayaan tersebut menjadi bagian penting dalam menghidupkan kembali wisata rohani yang menjadi kebanggaan masyarakat Tapanuli Utara, khususnya di Kecamatan Siatas Barita.


Dia juga menekankan pentingnya menjaga nilai historis kekristenan di Tanah Batak, termasuk jejak pelayanan Ludwig Ingwer Nommensen sebagai pelopor penyebaran Injil di wilayah tersebut.


Narasi sejarah tersebut, lanjutnya, perlu terus digaungkan untuk menarik minat wisatawan religi, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.


Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, tambahnya, juga berkomitmen melakukan revitalisasi kawasan Salib Kasih agar sarana dan prasarana semakin memadai bagi para pengunjung.


Pada kesempatan itu, Bupati turut mengumumkan puncak perayaan Paskah melalui ibadah Buhabuha Ijuk (Paskah Subuh) yang akan dilaksanakan pada Minggu (5/4/2026) pukul 04.00 WIB, dengan prosesi dari Rumah Kapal menuju puncak Salib Kasih.


Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menghayati makna Jumat Agung dan menyambut Paskah dengan hati yang penuh iman, kasih, dan pengharapan. 


(Bernat L Gaol)

Iklan

iklan