Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Figur Terbaik RK ANPROPAKOS, Agustinus Pahabol Tutup Usia Secara Mendadak

Selasa, Maret 31, 2026, 13:27 WIB Last Updated 2026-03-31T06:28:12Z

 


Yahukimo, kompasone.com — Kabar duka datang dari rumah Sakit Umum daerah Dekai mengagetkan keluarga besar RK ANPROPAKOS Cabang Yahukimo. Salah satu figur terbaiknya, Agustinus Pahabol, dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu (28/3/2026) pukul 10.30 WIT di RSUD Dekai Yahukimo.


Sebelumnya, pada 26 Maret 2026, almarhum masih dalam kondisi sehat dan aktif memimpin sidang dalam kegiatan Musyawarah Besar (MUBES) RK ANPROPAKOS Cabang Yahukimo hingga malam hari.


Namun pada keesokan harinya, 27 Maret 2026, saat hendak beraktivitas ke kantor, almarhum mulai merasakan gangguan kesehatan berupa sesak napas dan nyeri di bagian dada. Kondisi tersebut membuatnya segera kembali dan menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.


Sekitar pukul 01.45 WIT, almarhum tiba di RSUD Dekai Yahukimo dan langsung meminta pemeriksaan serta tindakan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, ditemukan adanya infeksi berat pada kedua paru-paru serta penumpukan cairan di bagian perut.


Tim medis kemudian melakukan berbagai upaya penanganan, termasuk tindakan pengasapan lendir dan perawatan intensif di ruang rawat inap. Selama proses tersebut, almarhum tetap dalam pengawasan dokter hingga hari kedua perawatan.


Meski telah mendapatkan penanganan maksimal, kondisi kesehatan almarhum terus menurun. Hingga akhirnya, pada 28 Maret 2026 pukul 10.30 WIT, Augustinus Pahabol dinyatakan meninggal dunia oleh pihak dokter.


Berdasarkan keterangan medis, penyebab meninggalnya almarhum adalah infeksi berat pada kedua paru-paru yang disertai penumpukan cairan di bagian perut, yang kemudian menyebabkan gangguan pernapasan serius.


Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar RK ANPROPAKOS dan masyarakat Yahukimo. Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang ramah, murah senyum, serta memiliki kepribadian humoris yang mampu mencairkan suasana di berbagai kalangan.


Keluarga besar Yalimek, rasa sangat kehilangan sosok yang selama ini menjadi penopang keluarga. Beliau orang baik, selalu menguatkan kami dalam segala keadaan.


Rekan kerja almarhum mengunjungi tempat duka di RK ANPROPAKOS juga mengungkapkan duka mendalam. “Beliau bukan hanya pemimpin, tetapi juga sahabat bagi kami semua. Candanya selalu membuat suasana menjadi hangat, bahkan di tengah kesulitan,” ujar salah satu rekan.


Ucapan belasungkawa dan penghormatan terakhir pun mengalir dari berbagai lapisan masyarakat, khususnya dari wilayah Yalimek, yang turut mengantar almarhum ke tempat peristirahatan terakhir pada 31 Maret 2026 pukul 10.00 WIT.


Aliknoe 

Iklan

iklan