Pandeglang, kompasone.com — Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang melalui Tim Kerja Kesehatan Lingkungan Bidang Kesehatan Masyarakat menggelar pelatihan keamanan pangan bagi kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan penjamah pangan siap saji. Kegiatan ini ditujukan untuk mempercepat penerapan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) pada dapur MBG di berbagai wilayah Pandeglang.
Pelatihan berlangsung di Aula Serbaguna Kecamatan Karang Tanjung, Sabtu (7/2/2026), dan diikuti 48 relawan dapur MBG dari Yayasan Banten Sumber Karya Bersama yang terlibat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Dinas Kesehatan Pandeglang, Eniyati, mengatakan pelatihan tersebut merupakan langkah strategis untuk memastikan keamanan pangan, khususnya makanan siap saji yang dikonsumsi anak-anak.
“Penjamah pangan memiliki peran penting dalam menjaga mutu dan keamanan makanan yang dikonsumsi anak-anak. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan setiap pangan yang disajikan memenuhi prinsip aman, higienis, dan bergizi seimbang,” ujar Eniyati.
Ia menambahkan, pihaknya menurunkan enam narasumber untuk memberikan materi dan pembekalan teknis kepada para peserta.
Materi pelatihan mencakup higiene dan sanitasi pangan, penanganan bahan makanan yang benar, pencegahan kontaminasi silang, serta penerapan prinsip keamanan pangan di dapur MBG. Peserta juga mendapat penjelasan mengenai standar penilaian Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Dinas Kesehatan berharap para peserta dapat menerapkan hasil pelatihan di tempat kerja masing-masing sekaligus menjadi penggerak percepatan penerbitan SLHS di Kabupaten Pandeglang guna mewujudkan pangan yang aman dan higienis.
Perwakilan Yayasan Banten Sumber Karya Bersama, Imron, menyampaikan apresiasi atas dukungan Dinas Kesehatan Pandeglang dalam meningkatkan kapasitas relawan dapur MBG.
“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Kesehatan dan jajaran yang telah memberikan pelatihan kepada 48 relawan,” kata Imron.
Ia menambahkan, pihaknya berharap materi yang telah diberikan dapat dipahami dan diterapkan oleh seluruh relawan dalam operasional dapur MBG. Menurut dia, Kepala Dinas Kesehatan juga dijadwalkan meresmikan operasional Dapur MBG SPPG Pagadungan 3 pada Senin (9/2/2026), jika tidak ada perubahan agenda.
Ali Hamzah
