Teluk Wondama, Kompasone.com - Pada Hari Selasa, 24 Februari 2026, Bupati Teluk Wondama, Elysa Auri, SE.MM, bersama dengan tim yang terdiri dari Konsultan Revitalisasi Situs Injil dari Sinode Gereja Protestan di Indonesia (GPI), Anggota Sinode Wilayah XII, serta perwakilan Klasis Teluk Wondama dan Klasis Windesi, melakukan peninjauan langsung terhadap dua situs penting dalam sejarah pekabaran injil.
Peninjauan dilakukan di dua lokasi utama: Situs Pekabaran Injil di Yende, yang berada di Gedung Gereja Isna Jedi, Distrik Roon,
Dan Makam Misionaris/Pdt Frans Mosche Yomber Roswar di Bukit Kamadiri, Distrik Windesi.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi aktual kedua situs, menyusun langkah-langkah revitalisasi, serta memastikan kelestarian warisan sejarah pekabaran injil yang memiliki makna penting bagi umat beragama dan masyarakat lokal. Tim juga membahas rencana pengelolaan situs sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya dan sejarah daerah.
"Kedua situs ini merupakan bukti perjalanan panjang pekabaran injil yang turut membentuk identitas masyarakat Teluk Wondama. Melalui revitalisasi, kita berharap dapat menghadirkan nilai sejarah yang dapat dipelajari oleh generasi mendatang," ujar Bupati Elysa Auri dalam kesempatan tersebut.
Tim konsultan dari Sinode akan menyusun laporan rinci dan rancangan rencana aksi revitalisasi yang akan diusulkan kepada pihak terkait untuk implementasi selanjutnya.
(tonci)

