TAPUT, kompasone.com - Sebanyak 17 satuan pendidikan yang terdiri dari PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menerima bantuan operasional pembersihan sekolah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Masing-masing sekolah memperoleh dana sebesar Rp5 juta yang digunakan untuk pembersihan dan pemulihan lingkungan sekolah pascabencana, meliputi ruang kelas, halaman, serta fasilitas pendukung pembelajaran.
Bantuan tersebut disalurkan melalui Program Bantuan Operasional Pembersihan Satuan Pendidikan Terdampak Bencana Tahun 2025 sebagai upaya pemerintah pusat menjaga keberlangsungan layanan pendidikan di wilayah terdampak bencana.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara, Betti Sitorus, mengatakan bantuan tersebut sangat membantu sekolah dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
“Bantuan ini dimanfaatkan untuk membersihkan dan menata kembali lingkungan sekolah agar proses belajar mengajar dapat segera berjalan normal dan aman bagi peserta didik,” ujarnya.
Selain bantuan fisik, Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara bersama Kemendikdasmen juga melaksanakan kegiatan trauma healing bagi siswa terdampak bencana alam November 2025.
Kepala SD Negeri 173156 Kecamatan Adiankoting, Rano Karno Sinambela, menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah terhadap kondisi sekolah dan siswa.
"Kegiatan trauma healing ini sangat membantu anak-anak kami untuk kembali percaya diri dan bersemangat mengikuti pembelajaran setelah mengalami bencana,” kata Rano Karno.
Kegiatan trauma healing tersebut dilaksanakan Selasa (3/2) di SD Negeri 173156 Kecamatan Adiankoting serta di Kecamatan Parmonangan, dengan pendekatan edukatif dan ramah anak.
(Bernat L Gaol)
