Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Terobosan Pendidikan MAN Sumenep Wajibkan Kurikulum Merdeka Diperkaya 'Kurikulum Berbasis Cinta' Tahun 2025/2026

Kamis, Oktober 02, 2025, 19:18 WIB Last Updated 2025-10-02T12:20:03Z

 


Sumenep, Kompasone.com - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep bersiap menyambut era pendidikan baru yang berorientasi pada peserta didik seutuhnya. Di bawah kepemimpinan visioner H. Hairuddin, S.P., M.M.Pd., madrasah ini secara resmi mewajibkan implementasi Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran 2025/2026. Kebijakan ini menegaskan komitmen madrasah untuk menciptakan proses belajar yang aktif, relevan, dan adaptif terhadap potensi unik setiap siswa.


Namun, inovasi MAN Sumenep tak berhenti pada Kurikulum Merdeka semata. Untuk melengkapi kecerdasan akademik, madrasah ini secara paralel menekankan penguatan karakter dan kemanusiaan melalui inisiasi "Kurikulum Berbasis Cinta."

Inisiatif ini dirancang sebagai panduan filosofis yang melingkupi seluruh ekosistem madrasah, berfokus pada empat pilar utama,


Lingkungan Belajar Aman dan Toleran:,menciptakan ruang madrasah yang ramah anak, menjamin keamanan psikologis dan fisik, serta memupuk sikap saling menghargai di tengah kemajemukan,


Kesejahteraan Mental dan Spiritual murid: Mendukung pengembangan diri siswa secara utuh (holistik), memastikan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual.


Madrasah Ramah Lingkungan, Menanamkan kesadaran akan kelestarian dengan membangun lingkungan belajar yang bersih, rapi, dan lestari sebagai bagian dari tanggung jawab kemanusiaan.


Penggunaan Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan bagi guru untuk merancang pengajaran yang fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan nyata siswa, sementara "Kurikulum Berbasis Cinta" menjadi jangkar moral yang menjamin tujuan pendidikan lebih luas tercapai: mencetak generasi yang cerdas dan berakhlak mulia.


Penerapan ganda kurikulum ini ditujukan untuk mencapai sasaran pendidikan yang ambisius, Peningkatan Mutu Pendidikan: Memastikan proses pembelajaran yang mutakhir dan mampu menjawab tantangan zaman.


Penguatan Karakter dan Kemajemukan, Melahirkan generasi muda yang unggul secara akademik dan spiritual, sekaligus memupuk kerukunan dan rasa cinta kemanusiaan baik di lingkungan madrasah maupun masyarakat.


Kesiapan Masa Depan, Menyiapkan peserta didik agar mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), sejalan dengan aspirasi dan pembangunan bangsa.


Melalui sinergi antara keleluasaan Kurikulum Merdeka dan fondasi moral "Kurikulum Berbasis Cinta," MAN Sumenep menempatkan diri di garis depan dalam upaya membentuk lulusan yang kompeten, beretika, dan siap berkontribusi bagi masa depan Indonesia.

Iklan

iklan