Pasuruan, Kompasone.com – Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan menginisiasi kegiatan Sambung Roso bersama pejabat utama dan personel Satlantas di Masjid Merah Pandaan, Senin (30/9/2024). Forum ini digelar untuk membuka ruang komunikasi dua arah antara pimpinan dengan anggotanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menegaskan pentingnya wadah curhat bagi anggota yang seringkali kesulitan menyampaikan keluhan secara langsung. “Saya ingin mendengar apa adanya. Baik persoalan kerja maupun urusan pribadi, silakan diutarakan,” kata Jazuli dalam sambutannya.
Sejumlah personel memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan unek-unek. Keluhan yang muncul di antaranya soal beban tugas yang padat, keterbatasan waktu bersama keluarga, hingga sarana kerja yang dianggap belum sepenuhnya memadai.
Seorang anggota Satlantas menyebut jam kerja yang panjang membuat mereka sering kali kelelahan. “Kami hampir setiap hari di jalan, dari pagi hingga malam. Rasanya berat, terutama karena waktu bersama keluarga jadi terbatas,” ujarnya.
Mendengar hal itu, Kapolres Pasuruan menegaskan setiap masukan akan dipertimbangkan dan ditindaklanjuti. Ia juga mengingatkan pentingnya keterbukaan agar permasalahan tidak berlarut. “Kalau ada masalah, jangan disimpan sendiri. Lebih baik dibicarakan supaya ada solusi,” tegasnya.
Kapolres menilai, peran Satlantas sangat vital karena bersentuhan langsung dengan masyarakat di lapangan. Oleh sebab itu, kesejahteraan dan kondisi mental anggota harus dijaga agar pelayanan publik tetap berjalan maksimal.
Ia menambahkan, kegiatan Sambung Roso bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk pendekatan humanis dalam membangun kedekatan antara pimpinan dan anggota. “Kita ingin menciptakan suasana kerja yang solid dan penuh kekeluargaan,” jelasnya.
Rencananya, agenda ini akan dijadikan kegiatan rutin di lingkungan Polres Pasuruan. Dengan begitu, setiap persoalan internal dapat segera ditangani, sekaligus memperkuat sinergi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Muh
