Pasuruan Kota, Kompasone.com – Wali Kota Pasuruan, H. Adi Wibowo, S.Tp, M.Si, yang akrab disapa Mas Adi, menghadiri kegiatan sarasehan bersama komunitas serta lembaga pendidikan tingkat SD/MI hingga SMP/MTs, bertempat di Hotel Ascent Premier Kota Pasuruan, Jumat (8/8). Ia hadir bersama Wakil Wali Kota serta jajaran terkait dari sektor pendidikan.
Dalam kesempatan itu, Mas Adi menegaskan bahwa sektor pendidikan merupakan bagian penting dari arah pembangunan Kota Pasuruan. Ia menyebutkan bahwa penguatan sumber daya manusia masuk dalam misi ketiga pemerintah kota.
“Sejak awal kami menjabat, kami punya visi untuk menjadikan Pasuruan sebagai kota maju. Salah satu misinya adalah membangun SDM unggul melalui akses pendidikan dan layanan kesehatan yang berkualitas dan inklusif,” ucapnya saat memberikan sambutan.
Mas Adi juga menyoroti keterbatasan sumber daya alam yang dimiliki Pasuruan. Menurutnya, situasi tersebut menjadi dorongan agar kota ini fokus pada pengembangan manusia sebagai aset terbesar.
“Kami menyadari, daerah ini tidak memiliki banyak potensi alam. Maka, investasi terbaik kita adalah pada peningkatan kualitas manusia, dan itu hanya bisa dicapai melalui pendidikan yang serius dan berkelanjutan,” jelasnya.
Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota telah bekerja sama dengan Dewan Pendidikan untuk menyusun arah kebijakan yang fokus pada penguatan sektor pendidikan sebagai fondasi pembangunan masa depan.
Dalam pandangannya, pendidikan bukan hanya soal mencerdaskan intelektual, tetapi juga membangun keseimbangan antara aspek pengetahuan, spiritualitas, dan nilai moral. Hal ini menjadi penting di tengah tantangan pergaulan dan dinamika sosial saat ini.
“Orang tua saat ini memiliki banyak kekhawatiran terkait lingkungan pergaulan anak-anak. Pendidikan yang baik harus membentuk karakter secara menyeluruh, bukan hanya menanamkan ilmu tapi juga membimbing secara emosional dan spiritual,” tegasnya.
Ia menyampaikan harapan agar sistem pendidikan di Pasuruan mampu menjadi rujukan bagi penguatan nilai, serta memperkuat integrasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk generasi masa depan yang tangguh.
Mas Adi juga mendorong agar kegiatan seperti sarasehan ini menjadi forum terbuka untuk menyerap aspirasi serta memperkuat sinergi antara pemangku kepentingan pendidikan di Kota Pasuruan.
Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, pejabat Dinas Pendidikan, Dewan Pendidikan, perwakilan guru, dan tokoh masyarakat yang aktif dalam sektor pendidikan.
Muh

