Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Santri Ponpes Sabilunnajah dan Polres Pasuruan Tanam Jagung Massal Dukung Ketahanan Pangan

Rabu, Agustus 06, 2025, 17:55 WIB Last Updated 2025-08-06T10:56:00Z

Pasuruan, Kompasone.com – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, Polres Pasuruan menggelar aksi tanam jagung serentak di Pondok Pesantren Sabilunnajah, Desa Lebaksari, Kecamatan Wonorejo, Rabu (6/8/2025). Kegiatan ini melibatkan para santri serta unsur pimpinan pesantren.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Polda Jawa Timur yang dilaksanakan serentak oleh 264 pondok pesantren dengan total 82.188 santri di seluruh Jatim. Inisiatif ini ditargetkan menghasilkan panen jagung nasional hingga 4 juta ton.


Wakapolres Pasuruan, Kompol Andi Purnomo, mewakili Kapolres AKBP Jazuli, hadir langsung di lokasi untuk membuka kegiatan. Ia menyampaikan pentingnya keterlibatan pesantren dalam mewujudkan swasembada pangan. “Peran santri kini meluas, dari penjaga akhlak menjadi pelopor ketahanan pangan,” ucapnya.


Penanaman di Ponpes Sabilunnajah menjadi bagian dari total 2.226 hektar lahan jagung yang tersebar di Jawa Timur. Dari jumlah tersebut, sekitar 509 hektar merupakan lahan milik pondok pesantren.


Irwasum Polri, Prof. Dr. Dedi Prasetyo, dalam arahannya melalui sambungan virtual, menyatakan bahwa Jawa Timur patut menjadi contoh nasional. Ia menekankan bahwa program ini memiliki keberlanjutan jangka panjang. “Kami tidak ingin ini hanya berhenti di seremoni,” tegasnya.


Karo SDM Polda Jatim, Kombes Ari Wibowo, turut menyampaikan bahwa panen dari pesantren diperkirakan akan menyumbang 4.074 ton jagung. Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pihak kepolisian, pesantren, masyarakat, dan dunia usaha.


Usai Zoom Meeting nasional, kegiatan di Pasuruan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan pertanian kepada Ponpes Sabilunnajah oleh jajaran Polres. Bantuan ini berupa bibit, pupuk, serta alat pertanian sederhana.


Penanaman simbolis dilakukan oleh perwakilan Polres bersama pengasuh pondok, tokoh masyarakat, serta penyuluh pertanian dari dinas terkait. Santri turut aktif menggemburkan tanah dan menanam bibit jagung secara langsung.


Program ini turut didukung oleh TNI, pemerintah kecamatan, dan mitra perusahaan seperti PT Syngenta yang ikut memberikan bantuan teknis dan penyuluhan. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi model yang bisa diadaptasi di daerah lain.


Dengan semangat gotong royong dan komitmen berkelanjutan, Polres Pasuruan berharap gerakan tanam jagung ini menjadi langkah nyata menuju kemandirian pangan yang dimulai dari lingkungan pesantren.


Muh

Iklan

iklan