Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Duel Sengit Grand Final Turnamen Gajah Putih, Senyap FC Kalahkan Parabola FC Lewat Drama Adu Penalti

Senin, Agustus 11, 2025, 11:47 WIB Last Updated 2025-08-11T04:47:47Z

Rembang, Kompasone.com – Turnamen sepak bola Gajah Putih 2025 resmi berakhir dengan kemenangan dramatis Senyap FC dari Gondang Wetan atas Parabola FC Desa Pandean. Grand final yang berlangsung pada Minggu (10/8/2025) sore di Lapangan Gajah Putih, Desa Tampung, Kecamatan Rembang, berlangsung sengit dan disaksikan sekitar 1.000 penonton.


Kick off pertandingan dimulai pukul 15.30 WIB, dipimpin oleh wasit H Mukti yang dibantu dua asisten wasit. Kedua tim tampil ngotot sejak menit awal, mempertontonkan permainan cepat dan keras, namun tetap dalam batas sportivitas.


Pada babak pertama, Senyap FC berhasil memecah kebuntuan dengan mencetak gol lebih dulu ke gawang Parabola FC. Serangan balik cepat yang dilancarkan berhasil menembus lini pertahanan lawan, membuat mereka unggul 1-0 hingga turun minum.


Memasuki babak kedua, Parabola FC bangkit. Serangan demi serangan akhirnya membuahkan hasil, menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor imbang bertahan hingga peluit akhir ditiup oleh wasit.


Pertandingan pun dilanjutkan ke babak adu penalti untuk menentukan juara. Dalam adu ketegangan tersebut, Senyap FC tampil lebih tenang dan berhasil mengungguli Parabola FC, memastikan diri sebagai juara turnamen tahun ini.


Ketua panitia turnamen, Rizal SH, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya perhelatan ini. “Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan aman berkat kerja sama semua pihak, terutama dari aparat keamanan Polsek Rembang,” ujarnya. Ia juga menyebut, turnamen yang berlangsung selama satu bulan ini menjadi rekomendasi kuat untuk digelar kembali tahun depan.


Kapolsek Rembang, AKP Mulyono S.Sos., M.H., turut memberikan apresiasi atas keberhasilan penyelenggaraan. “Alhamdulillah selama turnamen Gajah Putih berlangsung, situasi aman dan tertib. Ini berkat koordinasi yang baik setelah dua kali rapat antara pemdes, panitia, dan pihak keamanan,” kata Mulyono.


Pengamanan pertandingan melibatkan 15 personel Polri, 6 personel TNI, dan 2 anggota Satpol PP. Seluruh jalannya pertandingan hingga acara penutupan berlangsung tertib tanpa adanya insiden yang mengganggu.


Sejumlah tokoh juga hadir menyaksikan laga final, di antaranya Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari Partai Gerindra Zakaria, Anggota DPRD dari Partai Gelora Misto, serta Camat Rembang Firdaus Handara. Kehadiran mereka menambah semarak dan legitimasi atas pentingnya ajang sepak bola lokal ini sebagai wadah pembinaan olahraga dan pemersatu masyarakat.


Muh

Iklan

iklan