Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Bupati Teluk Wondama Buka Forum Rencana Pembangunan Daerah 2026

Selasa, Mei 20, 2025, 20:50 WIB Last Updated 2025-05-20T13:51:09Z


Wasior-Teluk Wondama, Kompasone.com – Bupati Teluk Wondama, Elysa Auri, SE., MM., secara resmi membuka Forum Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Teluk Wondama Tahun 2026. Pembukaan ditandai dengan pemukulan tifa sebanyak tiga kali. Rasiei, 20 Mei 2025.

 

Dalam arahannya, Bupati Elysa menekankan pentingnya penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang terintegrasi dan sesuai dengan regulasi yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2024 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Papua, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017, dan Inmendagri Nomor 2 Tahun 2025. Dokumen-dokumen tersebut, ujar Bupati, diperlukan untuk mewujudkan transformasi sosial, ekonomi, dan tata kelola pemerintahan yang berkelanjutan di Kabupaten Teluk Wondama.

 

Beberapa dokumen penting yang akan disusun meliputi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD) yang saat ini sedang dalam tahap evaluasi Raperda dengan Provinsi, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, serta Renstra dan Renja perangkat daerah.

 


Forum RPD yang berlangsung selama tiga hari ini akan mencakup Konsultasi Publik Awal RPJMD 2025-2029, Forum OPD, Musrenbang Otsus, dan Musrenbang RKPD Tahun 2026. Bupati berharap forum ini menjadi wadah untuk membangun konsensus, menghimpun aspirasi, dan meningkatkan koordinasi antar pemangku kepentingan. 


 Proses ini, lanjut Bupati, merupakan bagian integral dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD), khususnya dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

 

Bupati Elysa juga menekankan pentingnya kehadiran dan partisipasi aktif seluruh perangkat daerah dalam forum ini untuk memastikan visi, misi, dan program prioritasnya dan Wakil Bupati tertuang dalam dokumen perencanaan. 


 Beliau mengakhiri arahannya dengan sebuah pesan bijak: “Awalilah setiap pekerjaan dengan perencanaan yang baik, karena gagal dalam merencanakan sama dengan merencanakan kegagalan.” 


(tonci)

Iklan

iklan