Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Wakil Bupati Teluk Wondama Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat " Ketupat Mansinam - 2025 " Polres Wondama

Kamis, Maret 20, 2025, 15:26 WIB Last Updated 2025-03-20T08:26:32Z


Teluk Wondama, Kompasone.com - Wakil Bupati Teluk Wondama Anthonius A. Marani, S. IP, KP, mewakili Bupati Teluk Wondama Elysa Auri, SE, MM, hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat " Ketupat Mansinam - 2025 ", dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1446 H Tahun 2025.


Dan juga dihadiri oleh Dandim 1811 Teluk Wondama, Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah BPBD, Kepala Basarnas, Kapus Wondiboi, Kabandara Wasior, Ketua FKUB Kabupaten Teluk Wondama dan Serta tamu undangan lainnya. Apel dilangsungkan di lapangan Polres Wondama. Kamis (20/03/2025).


Selanjutnya, Kapolres Teluk Wondama AKBP Hari Sutanto, membacakan Amanat Apel gelar pasukan operasi ketupat tahun 2025 Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Drs. Listyo Sigit Prabowo, M. Si, Jendral Polisi.


Apel gelar pasukan merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel dan sarpras, serta memperkuat sinergisitas dengan stakeholder terkait sehingga operasi ketupat 2025 dalam rangka pengamanan mudik serta perayaan hari raya Idul Fitri 1446 H dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar.


Berdasarkan hasil survei Kemenhub RI, Potensi pergerakan Masyarakat selama libur lebaran 2025 mencapai 52% dari total jumlah penduduk Indonesia atau setara 146, 48 juta orang jumlah ini diperkirakan akan dapat berubah sewaktu-waktu, mengingat pengalaman kita pada pengamanan lebaran tahun sebelumnya, jumlah realisasi pemudik jauh lebih besar dibanding angka survei.


Selain itu, terdapat stimulus kebijakan pemerintah yang memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat untuk melaksanakan mudik, antara diskon tarif tiket dan tol, kebijakan work from anywhere, hingga perpanjangan masa libur sekolah.


Selanjutnya, Pemerintah juga memprediksi bahwa puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal, 28-30 Maret 2025, dan puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada tanggal, 5 - 7 April 2025.



Berkaitan dengan hal teraebut, Polri bersama TNI dan stakeholder terkait mengelar operasi terpusat dengan sandi "Ketupat 2025" dan mengangkat tagline " Mudik Aman, Keluarga Nyaman", yang diselenggarakan pada tanggal, 23 Maret - 8 April 2025 untuk Polda prioritas serta tanggal, 26 Maret - 8 April 2025 untuk 28 Polda lainnya.


Operasi ini melibatkan 164, 298 personel gabungan dan akan menepati 2.835 pos, yang terdiri dari 1.748 pos pengamanan 788 pos pelayanan, serta 309 pos terpadu, sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan, serta pengamanan terhadap 126, 736 objek pengamanan berupa Masjid, lokasi shalat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api dan bandara.


Untuk melaksanakan operasi ketupat 2025, pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama, yang mengatur tentang pembatasan operasional angkutan barang, penerapan rekayasa lalu lintas, penyeberangan laut, penghentian pekerjaan proyek kontruksi dan pengalih fungsian sementara penimbangan kendaraan sebagai tempat istirahat bagi pengguna jalan.


Untuk itu, pedomani pelaksanaan SKB ini dan disosialisasikan kepada masyarakat melalui berbagai saluran media, sehingga dapat dipahami dan dilaksanakan dengan baik.


Di samping itu, dalam rangka mengurangi kepadatan arus, telah disiapkan rekayasa lalu lintas berupa pemberlakuan ganjil-genap contra flow dan one way system, yang dilakukan bedasarkan analisa pantauan CCTV, traffic Counting, serta laporan petugas di lapangan secara real time dan berkala.


Selanjutnya dalam rangka dalam kelancaran pada jalur penyeberangan, akan diterapkan delaying system, buffer zone dan screning tiket, hingga pemberlakukan pola operasi kapal tiba bongkar berangkat.


Selain kelancaran arus lalu lintas dan jalur penyeberangan, stabilitas harga dan ketersediaan bapokting serta BBM juga perlu mendapatkan perhatian oleh karena itu, lakukan monitoring ketersediaan pasokan dan fluktuasi harga, pastikan distribusi terlaksana dengan lancar dan tepat waktu, serta tindak tegas pelaku penimbunan.


Pelayanan yang ramah dan responsif juga harus menjadi prioritas selama pengamanan mudik lebaran 2025. Tampilkan sosok tugas yang humanis, berikan edukasi dan imbauan kepada pengemudi untuk istirahat sejenak guna menghindari microsleep, lakukan pengecekan kesehatan pengemudi, kondisi kendaraan, kesiapan rambu-rambu dan lampu penerangan serta siagakan personel pada titik-titik rawan kecelakaan.


Selanjutnya seluruh pelaksanaan tugas dilapangan tentunya harus diserta strategi komunikasi publik yang baik. Pastikan masyarakat dapat memahami informasi terkait layanan kepolisian, pesan-pesan kamtibmas, fan penerapan rekayasa lalu lintas.


Optimalkan layanan 110 sebagai hotine layanan, pengaduan dan pelaporan tanggap darurat, baik terhadap gangguan kamtibmas maupun kemacetan pada jalur mudik.


Sebelum mengakhiri amanat ini, tentunya saya ingin mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-setingginya kepada seluruh personel pengamanan yang terdiri dari unsur TNI- Polri, Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka dan Mitra Kamtibmas lannya yang telah berpartisipasi dalam mendukung operasi ketupat 2025.


Saya juga mengucapkan "Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan dan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446 H", kepada seluruh umat islam, yang merayakan semoga di bulan yang penuh rahmat ini, kita senantiasa mendapatkan ampunan dalam menyambut hati kemenangan dengan hati yang suci.


 (tonci)

Iklan

iklan