Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Polres Pasuruan Optimalkan Pengamanan Arus Mudik dalam Operasi Ketupat Semeru 2025

Minggu, Maret 23, 2025, 13:26 WIB Last Updated 2025-03-23T06:26:37Z


Pasuruan, Kompasone.com – Polres Pasuruan meningkatkan pengamanan dan pengawasan arus lalu lintas dalam Operasi Ketupat Semeru 2025. Pada Minggu (23/3/2025), petugas disiagakan di sejumlah titik strategis untuk memastikan kelancaran perjalanan pemudik menjelang Lebaran.


Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., menyatakan bahwa operasi ini bertujuan menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama periode mudik dan balik. "Kami memastikan arus kendaraan tetap terkendali, khususnya di titik rawan kepadatan," ujarnya.


Pemantauan dilakukan di beberapa exit tol utama di Pasuruan. Berdasarkan data periode 22 Maret pukul 07.00 WIB hingga 23 Maret pukul 07.00 WIB, pergerakan kendaraan di beberapa titik terpantau cukup stabil. Di Tamandayu, sebanyak 6.615 kendaraan masuk dan 6.921 keluar, sedangkan di Kejapanan, tercatat 24.129 kendaraan masuk dan 24.043 keluar.


Selain jalur tol, kepadatan juga dipantau di jalur arteri dan kawasan wisata. Sejumlah lokasi wisata di Pasuruan mengalami lonjakan pengunjung, terutama Gunung Bromo via Tosari yang mencatat 300 wisatawan hingga pukul 07.00 WIB. Sementara itu, Taman Safari dan Cimory Prigen masih belum menerima kunjungan dalam periode tersebut.


Pengamanan arus mudik didukung oleh beberapa Pos Pengamanan (Pos Pam) di lokasi strategis, seperti Pos Pam Bangil, Arteri Gempol, Cimory Prigen, Taman Dayu Pandaan, Wisata Bromo, serta Pos Yan Masjid Cheng Ho Pandaan. "Hingga saat ini, arus lalu lintas di seluruh titik masih terkendali tanpa hambatan signifikan," kata AKBP Jazuli.


Koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan guna mengantisipasi peningkatan volume kendaraan pada puncak arus mudik. Rekayasa lalu lintas juga disiapkan apabila terjadi kepadatan di jalur utama maupun alternatif.


Kapolres mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dalam berkendara serta memanfaatkan pos pengamanan jika memerlukan bantuan. "Patuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama," pesannya.


Operasi Ketupat Semeru 2025 akan berlangsung hingga pasca-Lebaran guna memastikan kelancaran perjalanan masyarakat. Evaluasi berkala akan dilakukan untuk menyesuaikan strategi pengamanan sesuai kondisi di lapangan.


Muh

Iklan

iklan