Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Dishub Karimun Dinilai Gagal Kelola Retribusi Parkir, Eri Januardin : Tata Kelola Perparkirannya Amburadul.

Kamis, Maret 13, 2025, 18:01 WIB Last Updated 2025-03-13T11:01:31Z
Eri Januardin
Anggota DPRD Kab Karimun


Karimun, Kompasone.com - Politisi Partai Nasdem Kabupaten Karimun Eri Januardin kecewa dengan tata kelola perparkiran di Kabupaten Karimun yang terkesan Amburadul, sehingga menyebabkan kebocoran Pendapatan Asli Daerah dari sektor perparkiran. 


Kekecewaan seorang politisi yang baru pertama kali menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Karimun tersebut diungkapkan ketika dihubungi awak media, senin 10/03/2025 via telepon selulernya.


Dalam konfirmasi yang berdurasi 13 menit tersebut, Eri Januardin sangat menyayangkan pencapaian target PAD dari sektor perparkiran dari tahun 2023-2024 hanya dikisaran Rp 50.000.000, sementara jika dibandingkan dengan jumlah lahan perparkiran umum dan perparkiran khusus, sudah tidak ada korelasinya.


"Pengelolaan Parkir Oleh Dishub Karimun memang bobrok, kenapa saya katakan demikian, karena lahan parkir yang ada dikarimun, tidak sebanding dengan pendapatan yang disetorkan ke kas daerah. Tentunya hal ini sangat mempengaruhi kesejahteraan masyarakat di. karimun, dimana tidak terpenuhinya target PAD sebagai sumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah di Kabupaten Karimun," ujarnya.


Ketika ditanya terkait legalitas pengelola lahan perparkiran, Eri juga menyayangkan kegagalan dishub dalam penentuan pengelola parkir yang hanya terkesan dengan lobby lobby kedai kopi saja. Mengingat perlunya memaksimalkan sumber PAD, Eri dan rekan rekannya akan adakan kunjungan Ke Unit Pengelola Perparkiran Dishub Pemprov DKI Jakarta.


Salah seorang pengelola lahan parkir berinisial PAS, ketika dikonfirmasi terkait prosedur pengajuan permohonan pengelolaan retribusi parkir di karimun, mengatakan bahwa permohonannya terkesan gampang, dan tidak melalukan kajian potensi pendapatan, hanya taksiran saja.


 "Saya hanya mengajukan surat permohonan saja ke dishub, lalu mereka survey tempat, dan langsung memberikan target setoran perhari. Begitu saja," ungkapnya.


(Baho)

Iklan

iklan