Pasuruan, Kompasone.com – Pasca bencana angin puting beliung yang melanda Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, puluhan rumah warga mengalami kerusakan berat. Senin (20/01/2025), Dandim 0819/Pasuruan Letkol Arh Noor Iskak S.T bersama jajaran Forkopimda Pasuruan turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi korban terdampak.
Dalam kunjungan tersebut, mereka menyaksikan secara langsung dampak kerusakan yang dialami warga di beberapa desa. Sebanyak 36 warga tercatat sebagai korban terdampak, dengan kerusakan mayoritas terjadi pada atap rumah. Bantuan sosial pun segera disalurkan oleh Pj. Gubernur Jawa Timur, Andhy Karyono, di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Jatirejo, Dusun Pengaletan.
Dandim Letkol Arh Noor Iskak menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya di lokasi bertujuan untuk memastikan penanganan bencana berjalan optimal dan memberikan dukungan moral bagi masyarakat. Ia juga mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam menangani dampak bencana dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.
“Kami hadir untuk memberikan motivasi kepada warga agar tetap semangat menghadapi situasi ini. Sinergi yang solid antara masyarakat dan pemerintah sangat penting untuk memulihkan kondisi seperti sediakala,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dandim menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana serupa di masa mendatang. Menurutnya, evaluasi dan perbaikan sistem mitigasi bencana harus menjadi perhatian serius agar dampak kerugian dapat diminimalisir.
Sementara itu, Pj. Gubernur Jawa Timur dalam kesempatan tersebut menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok dan peralatan untuk mempercepat proses pemulihan rumah warga yang terdampak. Ia juga menginstruksikan kepada jajaran terkait untuk terus melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap kondisi korban.
Di sisi lain, warga yang terdampak menyampaikan rasa syukur atas kepedulian yang diberikan oleh pemerintah dan pihak terkait. Mereka berharap dukungan ini dapat membantu mereka bangkit dan memperbaiki kehidupan pasca musibah.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinas Sosial, serta relawan setempat terus melakukan upaya pemulihan, termasuk pembersihan puing-puing dan perbaikan rumah. Posko bantuan juga didirikan guna memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dengan baik.
Dandim menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak dalam meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana alam. Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang terkait langkah mitigasi bencana.
Dengan upaya kolaboratif yang telah dilakukan, diharapkan kehidupan masyarakat di Kecamatan Lekok dapat segera kembali normal. Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kesigapan dalam menghadapi bencana di masa mendatang.
Pada akhirnya, kesadaran masyarakat dalam menghadapi potensi bencana menjadi faktor krusial dalam mengurangi dampak yang ditimbulkan. Upaya antisipasi sejak dini melalui edukasi dan kesiapan infrastruktur diharapkan dapat memperkuat ketahanan daerah terhadap bencana serupa.
Muh

